Ratusan Ribu Warga Mozambik Mengungsi Akibat Krisis Kemanusiaan

Ratusan Ribu Warga Mozambik Mengungsi Akibat Krisis Kemanusiaan

Ratusan Ribu Warga Mozambik Mengungsi Akibat Krisis Kemanusiaan – Krisis kemanusiaan itu adalah antara lain, individualistis, konsumeristis, materialistis, hedonistis, kompetisi tidak sehat, permisif, kecemasan. Salah satu produk buruk era modern ialah indidividualist (memenitingkan diri-sendiri).

Kasus kekerasan dan ancaman terorisme dari kelompok jihadis di Provinsi Cabo Delgado justru semakin meningkat belakangan ini. Bahkan menyebabkan ratusan ribu warga Mozambik sebelah Utara yang berbatasan dengan Tanzania terpaksa mengungsi. lg.php?bannerid=0&campaignid=0&zoneid=6081&loc=https%3A%2F%2Fwww.idntimes.com%2Fnews%2Fworld%2Fbrahm 1%2Fkrisis kemanusiaan ratusan ribu warga mozambik mengungsi c1c2%3Fq%3Dwarga&referer=https%3A%2F%2Fwww.idntimes - Ratusan Ribu Warga Mozambik Mengungsi Akibat Krisis Kemanusiaan

Bahkan akibat kekerasan yang dilakukan kelompok teroris tersebut setidaknya terdapat ribuan nyawa melayang. Atas kasus ini PBB sudah menganjurkan untuk mengungsikan penduduk ke APK IDN Poker Open Card 2021 tempat yang aman.

1. Ratusan ribu warga Mozambik mengungsi

PBB menyerukan adanya peningkatan krisis kemanusiaan yang terjadi di Provinsi Cabo Delgado, Mozambik pada hari Rabu (20/01). Bahkan menyebabkan setidaknya 565.000 orang melarikan diri dari desanya dan meninggalkan seluruh rumah beserta ladang milik mereka, dilansir dari Daily Sabah.

Sesuai pernyataan Perwakilan PBB untuk Afrika Timur dan Selatan yang mengatakan,

“Meningkatnya konflik dan memburuknya situasi kemanusiaan di Cabo Delgado telah meninggalkan komunitas di tempat tersebut bergantung pada bantuan kemanusiaan”

“Meningkatnya ketakutan dan buruknya infrastruktur makin membuat sulitnya akses untuk mencapai pengungsi yang membutuhkan. Ditambah lagi adanya pandemi COVID-19 yang membuat krisis semakin kompleks”

2. Makin besarnya ancaman kelompok teroris

Kelompok teroris yang terhubung dengan ISIS, bernama Ahlu Sunnah Wa-Jamaa sudah meningkatkan aksinya di Cabo Delgado sejak tahun lalu. Bahkan kelompok tersebut sudah menduduki kota pelabuhan Mocimboa da Praia pada bulan Agustus lalu, di laporkan dalam The Guardian.

Melansir dari Africa News, Direktur Regional FAO, IFAD, IOM, UNFPA, UNHCR dan WFP dan UNDP memperbolehkan partisipan saksi mata atas berlanjutnya kekerasan di Cabo Delgado dan untuk menunjukkan dukungan kepada masyarakat terdampak beserta masyarakat Mozambik.

Krisis yang terjadi di sebelah utara negara itu menimbulkan permasalahan kemanusiaan, hak asasi manusia, kemanusiaan yang kompleks. Maka dari itu bantuan sudah menjadi keharusan saat pemerintah setempat tengah berupaya untuk menstabilkan wilayah tersebut.

3. Afrika Selatan bersedia bantu Mozambik

Sementara itu, negara tetangga Mozambik yakni Afrika Selatan juga bersedia untuk memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah utara negara tersebut. Sebagai pemain utama dalam kelompok perdagangan regional Southern African Development Community (SADC), Afrika Selatan tengah berupaya membantu menstabilkan keamanan di Mozambik, meski belum mendapat tanggapan, di kutip dari TRT World.

Selain menghadapi krisis kemanusiaan, Mozambik beberapa waktu lalu juga terdampak ancaman cuaca buruk yakni Badai Chalame. Bahkan dua tahun lalu, Mozambik telah terkena bencana badai yang menewaskan 440 orang, di kutip dari Daily Sabah.

Tagged : / /