Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia

30 2 - Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia

 Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia

Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia – Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga merupakan planet terbesar dari empat planet kebumian Tata Surya. Bumi terkadang di sebut dengan dunia atau Planet Biru.

Selama sekitar 6 juta tahun, peradaban manusia telah menempati Bumi. Dari yang tinggal di gua hingga sekarang kita membangun gedung pencakar langit dan berambisi mengelilingi antariksa, ilmu pengetahuan dan teknologi manusia telah berkembang amat pesat.

Mengesampingkan ambisi tersebut, tahukah kamu bahwa manusia hanya mengetahui 35 persen soal Bumi? Bahkan, pengetahuan kita mengenai lautannya yang luas tidak mencapai 10 persen! Hingga saat ini, manusia pun masih penasaran dengan IDN Poker Open Card planet yang kita tinggali ini. Karena itu, inilah beberapa pertanyaan seputar Bumi yang masih dicari jawabannya oleh manusia.

1. Lautan datang dari mana?
joseph barrientos oql0evyd n8 unsplash da796364b355e3008c198da4bdd76511 - Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia

Lebih dari 70 persen permukaan Bumi tertutup oleh lautan air. Oleh karena itu, salah satu julukan Bumi adalah “Planet Biru.” Namun, air sebanyak itu… dari mana asalnya? Langka di jagat raya, bagaimana air bisa begitu melimpah di planet Bumi?

Kebanyakan ilmuwan percaya bahwa ketika planet Bumi terbentuk pada sekitar empat setengah miliar tahun yang lalu, Bumi sebenarnya kering dan berbatu. Ada dua teori terkenal mengenai keberadaan air di Bumi:

  • Air datang dalam bentuk beberapa asteroid es yang besar yang jatuh ke Bumi.
  • Air sebenarnya telah ada sejak pembentukan Bumi, dan saat terbentuk, Bumi mengambil air dari awan gas dan debu yang membentuk tata surya.

Oleh karena itu, keberadaan air masih jadi pertentangan di Bumi. Entah bagaimana air bisa ada di sini, manusia pun bergantung pada air sebagai salah satu kebutuhan pokok, dari mandi hingga minum dan masak!

2. Kenapa Bumi bisa memiliki oksigen?
fromandroid 1d2539665bd6aa88d9369bd6429fe4a8 - Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia

Selain air, hal lain yang terbukti sangat menguntungkan bagi makhluk hidup di Bumi adalah oksigen yang kita hirup sehari-hari. Namun, kenapa, dari sembilan planet di tata surya yang mengelilingi Matahari, hanya Bumi yang kedapatan?

Memang, pada 2,4 miliar tahun lalu, makhluk mikroskopis yang disebut Cyanobacteria melepaskan oksigen sebagai produk ekskresinya. Karena banyaknya, oksigen dari Cyanobacteria memenuhi atmosfer. Tetapi, setelahnya ilmuwan pun masih penasaran kenapa oksigen bisa menutupi Bumi.

Apalagi, setelah itu, tingkat oksigen di atmosfer Bumi berfluktuasi secara liar, hingga akhirnya stabil sekitar 540 juta tahun yang lalu. Sejak itu, kadarnya tetap seperti yang kita hirup detik ini. Nah, apa yang menyebabkannya tiba-tiba menjadi stabil? Pertanyaan tersebut masih menjadi salah satu misteri ilmiah terbesar tentang planet rumah kita!

3. Apa penyebab Letusan Kambrium pada sekitar 540 juta tahun yang lalu?
x cover cc4807560a85f59281d9b32084ab85de - Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia

Berbeda dengan Big Bang, Letusan Kambrium mengacu pada pertumbuhan pesat kehidupan kompleks yang terjadi di Bumi sekitar 540 juta tahun lalu. Saat itu, sebagian besar kehidupan di Bumi terdiri dari bakteri, eukariota, dan tumbuhan-tumbuhan prasejarah.

Tetapi pada awal periode Kambrium, evolusi tampaknya mengalami percepatan pertumbuhan, dan makhluk kompleks mulai berevolusi pesat dengan kecepatan yang lebih dari sebelumnya. Tiba-tiba, bentuk kehidupan tersebut memiliki organ seperti otak, mata, dan kerangka.

Sebagian besar makhluk yang hidup hari ini dapat di telusuri kembali ke periode Kambrium. Beberapa ilmuwan berhipotesis bahwa Letusan Kambrium disebabkan oleh tingginya kadar oksigen yang disebutkan sebelumnya, sebelum menjadi stabil pada waktu yang hampir bersamaan.

Namun karena sejarah adanya oksigen pun belum terjawab, maka hal ini tidak terlalu jelas. Yang lain percaya bahwa faktor-faktor seperti kenaikan suhu bumi dan perkembangan lingkungan perairan dangkal juga berkontribusi pada Letusan Kambrium.

4. Apakah manusia akan bisa memprediksi bencana alam?

Mau seberapa pesat teknologi dan ilmu pengetahuan manusia, kita masih belum dapat menemukan cara untuk memprediksi bencana seperti gempa bumi atau gunung berapi meletus secara akurat, bukan? Tentu tidak.

Sebenarnya, kita bisa mencobanya. Tetapi, dengan teknologi yang terbatas saat ini, akurasinya sama dengan ramalan cuaca. Dan, seperti yang kita tahu, ramalan cuaca zaman modern pun tidak akurat!

Pelajaran Geografi dasar, gempa bumi disebabkan karena peretakan, pergeseran, hingga pergesekan batuan di kerak Bumi yang mengirimkan gelombang seismik ke permukaan atas. Namun, kita belum tahu mengapa hal itu terjadi, atau bagaimana memprediksinya.

5. Kapan teori lempeng tektonik terjadi?
images 12 d2ed5f9c1c9322948b25d52e96d21ef0 - Pertanyaan soal Bumi yang Belum Bisa Dijawab Manusia

Menyambung pertanyaan sebelumnya, sebagian alasan sulitnya memprediksi bencana alam seperti gempa bumi atau gunung meletus adalah karena kita tidak tahu banyak tentang proses yang menyebabkannya, yaitu lempeng tektonik.

Kerak bumi terdiri dari beberapa lempeng tektonik yang kerap bergeser secara alami. Namun, hingga saat ini, para ilmuwan hanya dapat berspekulasi tentang kapan dan bagaimana proses geografis tersebut di mulai. Hanya spekulasi!

Salah satu alasan mengapa begitu sulitnya untuk mengungkap misteri di balik lempeng-lempeng ini adalah karena hampir tidak adanya bukti geologis dari masa prasejarah. Para ilmuwan dapat memperkirakan bahwa aktivitas tektonik di mulai sekitar tiga miliar tahun yang lalu, tetapi bagaimana bisa di mulai? Masih di cari tahu.

Tagged : / /