Pembunuh Berantai Paling Kejam dalam Sejarah

Pembunuh Berantai Paling Kejam dalam Sejarah, Layak Disebut Manusia?

Pembunuh Berantai Paling Kejam dalam Sejarah – Apa yang ada di benak kalian tentang pembunuh sadis atau psikopat? Mungkin yang akan terlintas adalah film-film genre thriller buatan luar negeri.

Pembunuh berantai menjadi makhluk paling gila yang berkeliaran di Bumi. Biasanya mereka tidak puas dengan hanya membunuh satu orang saja, mereka akan kembali di peristiwa lain untuk memangsa korban kedua dan seterusnya. Itulah mengapa mereka dicap sebagai pembunuh berantai.

Selain itu, motifnya juga bermacam-macam, ada yang dimulai dengan serangan seksual ataupun perampokan. residencedaercole.com merangkum daftar pembunuh berantai paling kejam di dunia!

Andrei Chikatilo

Antara tahun 1978 dan 1990, pembunuh berantai asal Rusia bernama Andrei Chikatilo melakukan pelecehan seksual, pembunuhan, dan mutilasi kepada lebih dari 50 wanita muda dan anak-anak. Salah satu yang termuda masih berusia sembilan tahun. Chikatilo yang gila itu membunuh para korbannya dengan menusuk dan menyayat mereka menggunakan pisau.

Kemudian mengakui bahwa dia hanya bisa mencapai orgasme dengan menusuk wanita, sebuah fakta yang membuatnya sulit untuk menahan dorongan kuatnya untuk membunuh. Chikatilo dijuluki ‘Butcher of Rostov‘, ‘Red Ripper’, hingga ‘Rostov Ripper’. Pada akhirnya Chikatilo dijatuhi hukuman mati, dan dieksekusi oleh regu tembak pada tahun 1994.

Albert Fish

Albert Fish diadili dan dinyatakan bersalah karena memperkosa, membunuh, dan melakukan aksi kanibal terhadap tiga anak di awal 1900-an. Namun, dia mengklaim bahwa dia telah membunuh lebih dari 100 anak.

Yang paling gila adalah fakta bahwa Fish pernah mengirim surat kepada ibu salah satu korbannya, yakni Grace Budd yang berusia 10 tahun. Surat itu merinci bagaimana dia memikat gadis kecil bernama Budd itu, mencekiknya, dan kemudian memotongnya menjadi beberapa bagian untuk dimakan selama sembilan hari.

Kebanyakan Dari Mereka Berhasil Ditangkap Pada Awal Tahun 1900-an

Joachim Kroll

Pembunuh berantai asal Jerman, Joachim Kroll, membunuh setidaknya 14 orang yang di antaranya termasuk anak-anak, antara tahun 1955 dan 1976. Setelah mencekik korbannya dengan tangan kosong, Kroll akan berhubungan seks dengan mayat mereka, lalu memotong mereka untuk dimakan.

Menariknya, Kroll berhasil ditangkap ketika dia sedang dalam proses merebus bagian tubuh korban terakhirnya, yaitu Marion Ketter yang masih berusia 4 tahun.

Ted Bundy

Salah satu pembunuh berantai paling gila dalam sejarah, sehingga semua orang pasti pernah mendengar namanya. Selain sebagai pembunuh, Bundy juga seorang pemerkosa, penculik, dan pencuri.

Bundy melancarkan aksinya dengan menculik korban perempuan, kemudian memerkosanya, dan memotong-motong tubuhnya. Namun, khusus bagian kepala selalu Bundy simpan sebagai ‘oleh-oleh’. Sebelum dieksekusi pada tahun 1989, Bundy mengaku menculik dan membunuh total 30 wanita. Walau demikian, pengakuan Bundy diragukan karena mungkin korbannya jauh di atas 30 orang.

Itulah beberapa tokoh pembunuh berantai paling keji yang pernah hidup. Rupanya banyak di luar sana manusia yang sanggup melakukan kejahatan sekejam itu.

Tagged : / / / /