Irak Mengeksekusi 21 Terpidana Teroris di Dalam Penjara

Irak Mengeksekusi 21 Terpidana Teroris di Dalam Penjara

Irak Mengeksekusi 21 Terpidana Teroris di Dalam Penjara – Irak menggantung 21 terpidana teroris dan pembunuh pada Senin (16/11/2020), demikian disampaikan kementerian dalam negeri dalam sebuah pernyataan. Ini merupakan yang terbaru dari serangkaian eksekusi massal yang digelar Baghdad sejak mengalahkan ISIS pada 2017.

Menurut keterangan kementerian, di antara mereka yang dieksekusi di sebuah penjara di Kota Nassiriya, Irak selatan itu adalah orang-orang yang terlibat dalam Daftar ID Poker IDNPlay dan dua serangan bunuh diri yang menewaskan puluhan orang di Tal Afar. Tidak ada rincian lebih lanjut tentang identitas orang-orang yang dieksekusi atau kejahatan yang menyebabkan mereka dihukum.

Irak telah mengadili ratusan tersangka jihadis dan melakukan beberapa eksekusi massal sejak mengalahkan Daesh, nama lain ISIS dalam kampanye militer yang didukung Amerika Serikat (AS) pada 2014-2017.

Pada tahun 2014, ISIS merebut sepertiga wilayah Irak, tapi kampanye militer yang didukung AS mengalahkan sebagian besar kelompok itu di Irak dan Suriah selama tiga tahun berikutnya.

Amnesty International dan kelompok hak asasi lainnya menuding sistem peradilan Irak dirusak oleh korupsi besar-besaran dan hakim melakukan persidangan tergesa-gesa menggunakan bukti tidak langsung.

Isis

Mereka juga mengatakan bahwa terdakwa tidak menerima pembelaan yang layak atau akses ke pengacara namun pejabat Irak membantah klaim tersebut.

Irak menempati urutan kelima di antara negara-negara yang melaksanakan hukuman mati, menurut Amnesty International, yang mendokumentasikan 100 eksekusi mati di negara itu pada 2019.

Pengadilan Irak telah mengadili puluhan warga negara asing atas dugaan keanggotaan ISIS, menghukum mati 11 warga negara Prancis dan satu warga negara Belgia. Hukuman tersebut belum dilakukan.

Pemerintah Irak menolak memberikan rincian tentang pusat penahanan atau narapidana, termasuk berapa banyak orang yang menghadapi dakwaan terkait terorisme. Menurut beberapa penelitian, sekitar 20.000 ditahan karena diduga terkait dengan ISIS.

Beberapa fasilitas penahanan telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kompleks Abu Ghraib Baghdad, yang menjadi terkenal karena pelecehan tahanan selama pendudukan pimpinan AS di negara itu.

Tagged : / /