Gengsi Positif dalam 3 Hal Berikut Justru Kita Butuhkan Lho!

Gengsi Positif dalam 3 Hal Berikut Justru Kita Butuhkan Lho!

Selama ini, kebanyakan orang mungkin berpikir gengsi adalah sesuatu yang buruk. Gengsi dapat di artikan sebagai sebuah kehormatan atau harga diri yang di miliki oleh seseorang. Banyak orang acapkali menganggap gengsi hanya akan melahirkan kesombongan.

Kebanyakan orang juga masih memaknai gengsi sebagai sikap di mana seseorang harus bergaya hidup mewah, senior gak mau meminta maaf pada juniornya, ataupun gak mau bergaul dengan orang yang gak berasal dari kota metropolitan. Ha tersebut tentu akan menyulitkan diri kita sendiri, serta merusak hubungan kita dengan orang lain. Gengsi memang bisa di maknai seperti itu, tapi sebenarnya makna gengsi lebih luas dari itu.

Gengsi gak selalu terkait hal buruk. Ada juga lho rasa gengsi yang positif karena dapat memberikan motivasi atau dorongan kepada kita untuk menjadi lebih baik. Rasa gengsi yang positif dapat meningkatkan kepercayaan diri serta dapat membangun kekuatan dan identitas tertentu dalam diri kita sendiri.

Lalu, seperti apa sih contoh gengsi yang positif? Di lansir dari theiotrevolution.com, berikut beberapa uraiannya yuk, simak!

1. Gengsi karena selalu bergantung pada orang lain

Di kutip dari Agen Club38, memang benar bahwa kita terlahir sebagai makhluk sosial, di mana kita pasti akan membutuhkan bantuan dari orang lain. Tapi bukan berarti kita bisa terus menerus bergantung pada bantuan orang lain. Ada kalanya di mana kita harus bisa melakukan segala sesuatunya secara mandiri. Sikap mandiri bahkan sudah sering di ajarkan oleh para orang tua sejak anaknya masih kecil.

Ada beberapa orang yang kemudian gengsi karena ia merasa terus menerus di bantu orang lain. Pada akhirnya, karena rasa gengsinya itu, ia pun berpikir lebih cerdas dan bekerja lebih keras sehingga gak lagi bergantung pada orang lain. Bukankah rasa gengsi seperti ini justru merupakan hal yang positif?

2. Gengsi karena minta melulu ke orang lain

Contoh lain gengsi yang sifatnya positif yaitu gengsi karena selalu minta ke orang lain. Misalnya, kita masih suka minta uang jajan ke orang tua padahal usia kita sudah 20-an tahun. Perasaan gengsi tersebut tentunya akan mendorong kita untuk berusaha mencari uang saku dengan usaha sendiri, misalnya dengan berjualan, bekerja paruh waktu, ataupun melakukan pekerjaan lepas (freelance).

Contoh lainnya yaitu gengsi karena selalu meminjam barang milik teman, misalnya meminjam alat tulis di sekolah, kampus, atau kantor. Dengan rasa gengsi tersebut, kita akan berusaha untuk gak sering meminjam alat tulis dari teman lagi dan mau mempersiapkan sendiri berbagai alat tulis tersebut.

3. Gengsi karena mudah menyerah begitu saja

Setiap orang memiliki masalah dan rintangan dalam hidupnya. Banyak yang tetap gigih mencoba sampai pada akhirnya usahanya berhasil, tapi gak sedikit juga yang langsung menyerah begitu saja. Di antara orang-orang yang gak pantang menyerah, ada lho orang yang bersikap demikian karena di latar belakangi gengsi.

Misalnya, kamu dan teman-temanmu berencana mendaki sebuah bukit bersama-sama saat akhir pekan. Kamu dan teman-temanmu pun mempersiapkan pendakian tersebut dengan sangat baik. Di tengah pendakian saat hari-H, tiba-tiba kamu merasa ingin menyerah dan malas melanjutkan naik hingga ke puncak bukit hanya karena capek. Tapi dengan rasa gengsi, bisa saja niatmu untuk menyerah itu menjadi hilang.

Tagged : / / /

Dua Hal Baik yang Bisa Di Dapat bila Kita Ikhlas saat Menolong Orang Lain

Dua Hal Baik yang Bisa Di Dapat bila Kita Ikhlas saat Menolong Orang Lain

9dc7faaa 70b0 45d1 a19b b2d96e604f9d 169 - Dua Hal Baik yang Bisa Di Dapat bila Kita Ikhlas saat Menolong Orang Lain

Di lansir dari theiotrevolution.com, sejak kecil orangtua dan guru kita mungkin sudah sering mengajarkan kita untuk bersikap ringan tangan terhadap orang lain. Sebagai makhluk sosial, kita memang gak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain. Ada masa saat kita butuh bantuan orang lain. Namun ada juga waktunya di mana kita perlu memberikan bantuan kepada orang lain.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sudah sering membantu orang. Misalnya menolong tetangga yang akan pindah rumah, memberi sedekah, membantu orang tua bekerja, dan lain sebagainya.

Namun, apakah semua pertolongan itu sudah kita berikan dengan ikhlas? Ketika menolong orang lain, perasaan ikhlas harus ada di dalam diri kita agar semuanya berkah. Tapi di samping itu, apakah kamu tahu kalau menolong orang lain dengan ikhlas juga membawa keuntungan bagi diri kita sendiri?

Di kutip dari Agen Club38, berikut ini merupakan lima hal baik yang bisa kita peroleh bila kita ikhlas saat menolong orang lain.

1. Hati dan pikiran menjadi tenang

Dengan menolong orang lain secara ikhlas, hati kita akan menjadi lebih tenang. Dan pikiran pun menjadi lebih positif. Hal ini pada akhirnya dapat mendatangkan kebahagiaan bagi kita. Saat menolong orang, otak kita akan memproduksi hormon dopamin. Yaitu hormon yang menghasilkan perasaan bahagia. Hormon ini juga bisa meyakinkan kita bahwa menolong dan berbagi merupakan kegiatan yang positif.

Selain itu, saat menolong orang lain dengan ikhlas, tubuh kita juga menghasilkan hormon oksitosin yang dapat mengurangi stres dan mengembangkan rasa percaya diri kita dalam berinteraksi dengan orang lain.

Dengan pikiran yang tenang, fisik kita pun menjadi lebih sehat. Gak hanya itu, ketenangan dan ketenteraman tersebut juga tentunya akan memungkinkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih produktif dan mampu menghasilkan berbagai prestasi cemerlang.

2. Menjalin atau mempererat hubungan baik dengan orang lain

Ketika kita menolong orang lain dengan ikhlas, kita dapat memberikan pertolongan tersebut secara maksimal sehingga orang lain pun dapat terbantu dengan maksimal. Karena itu, orang yang kita tolong tentu akan lebih senang di tolong oleh orang yang ikhlas di bandingkan di bantu dengan orang yang gak ikhlas memberikan pertolongan.

Keikhlasan kita saat menolong orang lain seringkali dapat ‘di rasakan’ oleh orang yang kita tolong, sehingga hal ini dapat berdampak pada terjalinnya hubungan baik antara si penolong dan orang yang di tolong. Sekecil apapun hal yang kita berikan kepada orang lain, orang tersebut akan senang dan mengingatnya.

Jika kita menjadi orang yang baik dan membiasakan diri untuk selalu menebarkan kebaikan di mana pun kita berada, maka otomatis orang lain pun akan berlaku baik kepada kita. Demikian juga saat kita menolong orang lain dengan ikhlas, orang yang kita tolong tersebut juga akan berlaku baik kepada kita. Bahkan ketika suatu saat nanti kita dalam kondisi membutuhkan bantuan, orang lain akan cenderung lebih mudah ringan tangan kepada kita.

Tagged : / / / /

5 Tips Produktif Bekerja Saat Berpuasa, Jangan Malas-Malasan!

5 Tips Produktif Bekerja Saat Berpuasa, Jangan Malas-Malasan!

Hayo, siapa yang suka mager bekerja saat di bulan puasa? Bawaannya lapar mulu, terasa haus, dan bekerja jadi ogah-ogahan? Meski sedang berpuasa, jangan jadikan alasan untuk malas-malasan ya, guys.

Kita harus bisa menjalani hari seperti biasanya dan tetap produktif tentunya. Nah, di lansir dari theiotrevolution.com supaya badan tetap fit dan produktivitas bekerja meningkat di bulan puasa, mari lakukan 5 hal ini!

1. Jangan lewatkan makan sahur

Di kutip dari Agen Club38, tips pertama tetap produktif saat bekerja meski sedang berpuasa, yaitu jangan lewatkan makan sahur. Pilih menu makan yang seimbang, minum air putih yang cukup, dan jangan makan berlebihan.

Ya, meski bangun tidur untuk makan sahur itu berat, tapi kamu harus tetap melakukannya. Kalau kamu suka melewatkan makan sahur, bisa membuat tubuh mudah mengantuk dan lemas. Alhasil, bekerja pun jadi nggak fokus.

2. Perhatikan jam tidur

Tips kedua yaitu selalu perhatikan jam tidurmu. Pastikan kamu tidur yang cukup tujuh sampai depalan jam setiap hari. Hindari begadang pada hal-hal yang nggak perlu, karena bisa membuat kita jadi ngantuk dan malas-malasan keesokan harinya.

Jika sulit bangun sahur kamu bisa tidur lebih awal, dan setelah sahur jangan langsung tidur lagi. Kamu bisa menunggu sholat subuh dulu, setelah itu mulailah aktivitasmu di pagi hari dengan olahraga, beres-beres rumah, kemudian bersiap untuk berangkat kerja.

3. Jangan menumpuk dan menunda pekerjaan

Menumpuk dan menunda pekerjaan hanya akan membuat kita jadi malas-malasan untuk bekerja. Oleh karena itu, segera selesaikan pekerjaan yang sudah jadi tanggung jawabmu, karena semakin menunda semakin banyak pula pekerjaan yang menumpuk.

Jika ada waktu longgar, cicil sedikit-sedikit pekerjaanmu supaya kamu nggak lembur sampai larut malam. Mungkin sekarang kamu bisa santai-santai, tapi kalau sudah mendekati deadline pasti jadi keteteran sendiri.

4. Selipkan aktivitas lain di sela-sela pekerjaan biar fresh

Biasanya di sela pekerjaan, kamu selingi dengan membuat kopi di pantry atau makan camilan. Nah, kalau di bulan puasa ini supaya badan bugar dan pikiran tetap fresh, kamu bisa menyelingi pekerjaan dengan jalan-jalan sebentar menikmati udara luar ruangan, melakukan peregangan, ngobrol sebentar dengan rekan kerjamu, atau aktivitas yang lain. Dengan demikian bisa membuat mood-mu tetap terjaga.

5. Manfaatkan jam istirahat

Tips terakhir yaitu manfaatkan betul jam istirahat. Misalnya, istirahat kantormu jam 12 sampai 1 siang, kamu bisa menggunakan waktu untuk ibadah, dan tidur siang sebentar 20-30 menit.

Waktu 30 menit ini sangat berharga untuk men-charge energi lho, guys. Oleh karena itu, manfaatkan dengan benar, jangan malah menggunakan waktu istiahat untuk bekerja dan juga sebaliknya. Jadi, atur waktumu sebaik mungkin, ya.

Tagged : / / /

Tiga Rekomendasi Sunscreen dan Sunblock untuk Kulit Anak, Aman Di Pakai!

Tiga Rekomendasi Sunscreen dan Sunblock untuk Kulit Anak, Aman Di Pakai!

Di lansir dari theiotrevolution.com, saat beraktivitas di luar ruangan terutama di siang hari, kulit anak akan lebih terpapar sinar matahari. Untuk melindungi buah hatimu dari sinar UV, kamu bisa aplikasikan produk tabir surya pada kulit mereka.

Pilih sunscreen atau sunblock yang kandungannya aman untuk perawatan kulit bayi dan anak yang sensitif. Di kutip dari Agen Club38,  untuk tahu rekomendasinya simak artikel di bawah ini!

1. Nivea Sun Kids Caring Lotion SPF 25

Rekomendasi pertama adalah “Nivea Sun Kids Caring Lotion SPF 25”. Selain mudah di dapatkan di berbagai drugstore dan e-commerce, produk ini juga di banderol harga yang lumayan terjangkau. Yaitu kisaran Rp97 ribu untuk ukuran 100 ml.

Tekstur produknya sendiri cukup mudah meresap dan gak memberikan sensasi lengket setelah di pakai. Selain itu, produk ini juga di klaim mampu mengurangi risiko alergi pada kulit anak. Gimana? Tertarik mencoba?

2. Beach Hut Kids SPF65 Spray Sunblock

Selain menggunakan tabir surya yang berbentuk losion, kamu juga bisa beli produk yang berbentuk spray. Produknya terkesan lebih praktis dan mudah di gunakan.

Salah satu produk yang bisa kamu lirik adalah “Beach Hut Kids SPF65 Spray Sunblock”! Di kemas dengan botol warna oranye, sunblock ini di perkaya dengan kandungan vitamin E dan antioksidan. Selain itu, produknya juga di klaim tahan air dan tahan keringat, lho!

Kalau kamu tertarik mencoba, produk ini bisa kamu dapatkan dalam rentang harga Rp149-159 ribuan.

3. Banana Boat Simply Protect Kids Sunscreen SPF50+

Produk ketiga yang bisa kamu coba adalah “Banana Boat Simply Protect Kids Sunscreen SPF50+”. Dengan kandungan SPF yang cukup tinggi, produk ini juga di klaim hypoallergenic serta gak memakai kandungan pewangi tambahan, sehingga aman untuk kulit sensitif.

Selain itu, sunscreen ini juga di formulasikan dengan kandungan yang tahan air, memiliki tekstur yang ringan, dan terasa lembut saat di aplikasikan.

Dengan merogoh kocek sebesar Rp184 ribuan, kamu sudah bisa coba sendiri produknya bersama si kecil di rumah.

Tagged : / / / / /

Tujuh Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Sedang Berpuasa

Tujuh Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Sedang Berpuasa

Di lansir dari theiotrevolution.com, kesehatan tubuh termasuk salah satu hal yang harus di perhatikan saat sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Jika tubuh sehat, maka waktu untuk bekerja dan beribadah pun, akan semakin banyak. Agar ibadah saat bulan puasa tidak terganggu dengan sakit. Di kutip dari Agen Club38, maka kamu harus melakukan 7 tips di bawah ini.

1. Memperhatikan asupan makanan selama sahur dan berbuka

Saat sedang berbuka puasa atau melaksanakan makan sahur. Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah asupan makanan yang cukup dan yang mempunyai banyak manfaat untuk tubuh kamu.

Sayuran dan buah-buahan adalah pilihan menu berbuka dan sahur yang tidak boleh kamu lupakan. Karena dengan mengkonsumsi makanan tersebut, maka akan memenuhi kebutuhan vitamin dan sebagai pengganti suplemen juga. Vitamin dan mineral di ketahui dapat meningkatkan imunitas tubuh lho.

2. Agar tidak dehidrasi, perbanyak minum air putih saat sedang sahur dan berbuka puasa

Pada saat bulan puasa, tentunya kita dilarang untuk minum dan makan di saat siang hari. Makannya di saat sedang saur dan berbuka, kamu harus memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh kamu. Hal ini di lakukan agar tubuh kamu tidak mengalami dehidrasi dan agar tidak mudah terserang penyakit.

3. Istirahatlah yang cukup

Bagi kamu yang sedang melaksanakan puasa. Usahakan untuk tidak tidur terlalu larut malam atau terlalu sering bergadang. Karena tentunya, kamu harus bangun cukup pagi sekali untuk mempersiapkan menu sahur dan menyantap makan sahur.

Hal ini tentu akan mempengaruhi jam tidur kamu yang tidak seperti biasanya. Maka usahakan untuk langsung tidur setelah melaksakan shalat tarawih. Kalau tidak ada kegiatan yang tidak mempunyai manfaat, lebih baik kamu gunakan waktu malam hari itu dengan beristirahat.

4. Jangan malas untuk menggerakan tubuh dengan berolahraga

Berhentilah untuk menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Apalagi kalau kamu sampai melupakan waktu untuk berolahraga atau sekedar menggerakan badan kamu supaya berkeringat. Ingat, olahraga juga bisa membuat imunitas tubuh semakin baik lho.

Kamu tidak perlu melakukan jenis olahraga yang berat-berat kok. Misalnya kamu bisa melakukan yoga, bersepeda, atau kamu juga bisa melakukan pekerjaan rumah yang bisa mengeluarkan keringat.

5. Hati-hati jangan sembarangan membeli menu untuk berbuka puasa

Bisanya, akan banyak sekali jajanan atau makanan-makanan yang di jual untuk berbuka puasa di berbagai tempat. Entah itu makanan yang dingin atau bisa juga makanan yang super pedas. Meskipun kamu tergiur, jangan coba-coba untuk membeli jajanan yang sembarangan.

Makanan yang kamu beli jangan terlalu pedas dan jangan membeli makanan yang mengandung bahan pengawet guys. Karena ini sangat berbahaya untuk tubuh kamu dan bisa mengganggu kesehatan kamu di bulan puasa nanti.

6. Sesekali sempatkan untuk menghirup udara segar dan menghangatkan diri dengan sinar matahari

Setelah makan sahur dan salat subuh jangan di biasakan tidur kembali guys. Lebih baik kamu gunakan untuk menghirup udara segar dan menghangatkan tubuh dengan sinar matahari pagi. Kamu bisa menikmatinya di taman atau bisa juga di sekitar rumah. Tidak perlu lama-lama kok. Cukup beberapa menit saja sudah cukup.

7. Rajinlah mengontrol penyakit kronis yang kamu miliki

Jika kamu mempunyai penyakit kronis seperti asam lambung, darah tinggi, hingga diabetes. Jangan lupa untuk memeriksanya kedokter dan rajin-rajinlah mengkontrol sakit tersebut. Jangan sampai penyakit kamu kambuh saat sedang bulan puasa. Tidak hanya itu, kamu juga harus bisa menghindari makanan yang bisa membuat penyakit kamu menjadi kambuh

Tagged : / / / /

4 Kualitas Diri yang Buatmu Di Nilai sebagai Teman Berharga

4 Kualitas Diri yang Buatmu Di Nilai sebagai Teman Berharga

Suka gak suka, pada akhirnya kamu akan tetap di nilai lalu di kategorikan oleh orang-orang yang mengenalmu. Paling tidak, ada tiga kategori besar dalam pertemanan. Pertama, teman yang mudah sekali di lupakan.

Kedua, gak mudah di lupakan tetapi gak juga punya arti lebih dalam ingatan. Ketiga, teman yang amat berharga sehingga hubungan denganmu benar-benar harus di jaga.

Dan di lansir dari theiotrevolution.com, bila kamu punya lima kualitas diri seperti di bawah ini, sangat mungkin kamu akan menempati kategori ketiga itu. Waktu berjalan, bukannya di lupakan, kamu justru terus di cari teman-teman lamamu.

1. Bukan tipe orang yang suka meninggalkan

Di kutip dari Agen Club38, saat seseorang di limpahi kesenangan, banyak orang akan mengaku sebagai teman-temannya. Bahkan meski orang itu gak yakin mengenal mereka.

Namun ketika dia dalam kondisi sulit, mudah saja untuk siapa pun tiba-tiba berkata, “Ah, bukan betul-betul sohibku ini. Jadi, bukan urusanku.” Bayangkan rasanya menjadi orang itu bila mendengarnya.

Maka wajar, jika kamu dengan sifatmu yang gak pernah meninggalkan teman saat mereka kesulitan di anggap sangat istimewa. Itu bukti kamu bukan orang yang sekadar mau cari untung. Mereka tahu kamu orang yang tulus dan setia.

2. Kesederhanaanmu menginspirasi

Sederhana mungkin terlihat sebagai sifat yang gak menonjol. Akan tetapi tahukah kamu? Kesederhanaanmu itu akan membekas lebih lama dalam benak orang-orang yang pernah mengenalmu.

Sederhana dalam membawa diri, bukan cuma penampilan, sekalipun kamu sebenarnya memiliki banyak hal yang bisa di pamerkan. Sifat ini akan menunjukkan betapa bijaksananya kamu. Kamu mampu menahan diri dari menampilkan segalanya karena kamu menghargai orang-orang di sekitarmu.

3. Kamu tipe teman yang suportif sekaligus sportif

Gak ada orang yang perlu waswas menjadi temanmu. Mereka tahu kamu gak akan berusaha mencurangi mereka bahkan sekalipun kalian sedang bertanding. Bukannya mencurangi, kamu bahkan selalu menyemangatinya juga.

Kamu gak pernah sibuk mencemaskan orang-orang akan mengalahkanmu dalam hal apa pun. Kamu hanya berfokus pada meningkatkan kemampuan diri. Bila memang kamu harus kalah dari orang yang lebih hebat darimu, kamu merasa telah kalah dengan terhormat.

4. Kamu luwes bergaul dengan siapa pun, gak mempermasalahkan berbagai perbedaan

Luwes bergaul dengan siapa pun gak hanya bisa di lakukan oleh orang berkepribadian ekstrover. Orang yang introver pun bisa, sekalipun mereka cenderung membentuk lingkar pertemanan terdekat yang kecil.

Intinya sih, bila kamu luwes dalam bergaul dengan siapa pun, kamu gak hanya mau berteman dengan orang-orang yang semirip mungkin denganmu. Entah secara fisik, kekayaan, budaya, dan sebagainya.

Kamu selalu bersikap terbuka pada orang dengan berbagai latar belakang. Kamu tidak mendahulukan prasangka dan berbagai stereotip yang hanya akan sangat membatasi pergaulanmu.

Tagged : / / /

Lima Alasan Kita Gak Boleh Terbiasa Mendiamkan Chat dari Teman

Lima Alasan Kita Gak Boleh Terbiasa Mendiamkan Chat dari Teman

Di lansir dari theiotrevolution.com, era digital seperti sekarang, kita memiliki akses yang gak terbatas terhadap berbagai alat atau media komunikasi. Tidak hanya telepon, kita juga semakin mudah berkomunikasi dengan orang lain. Melalui chat atau texting, baik di media sosial atau aplikasi tertentu.

Dalam berkomunikasi melalui chat, gak sedikit orang yang masih suka ‘menganggurkan’ chat dari temannya. Bisa berjam-jam atau bahkan berhari-hari sampai pesan itu gak berlaku lagi. Alasannya bermacam-macam, mulai dari sekadar malas, merasa insecure di mintai tolong. Merasa kurang akrab dengan orang yang mengirimkan chat tersebut, dan berbagai alasan lainnya.

Memang benar, kita tidak bisa selalu membalas chat dari teman dengan cepat karena bisa jadi kita sedang sibuk, sedang tidak membawa HP, atau berbagai alasan masuk akal lainnya. Tapi, kejadian tersebut tentunya gak terjadi setiap waktu, kan? Karena itu, sebaiknya jangan menjadikan hal tersebut sebagai sebuah kebiasaan.

Di kutip dari Agen Club38, berikut ini beberapa alasan kenapa kita gak boleh membiasakan diri menunda membalas chat dari teman.

1. Hubungan kita dengan orang lain akan terjaga dengan baik

Jika kita suka menunda membalas chat teman padahal orang tersebut tahu kalau kita sedang online, teman kita tersebut pasti akan merasa bahwa ia gak di hargai. Bukan gak mungkin, orang tersebut jadi malas berhubungan dengan kita. Bahkan, hubungan kita dengan teman kita tersebut bisa saja menjadi renggang. Duh, jangan sampai deh!

Sebaliknya, bila kita membiasakan diri untuk gak menunda chat teman, teman kita tersebut pasti akan merasa senang berkomunikasi dengan kita. Hubungan kita dengan teman tersebut pun dapat tetap terjaga dengan baik.

2. Kita bisa jadi akan mendapatkan perlakuan yang sama dari teman kita tersebut

Bila kita suka menunda membalas chat orang lain, gak menutup kemungkinan orang lain juga akan melakukan hal yang sama ke kita. Begitu pun sebaliknya, jika kita membiasakan diri untuk gak ‘menganggurkan’ chat orang lain, orang lain juga mungkin akan berusaha untuk gak menunda membalas chat kita.

Hal ini tentu sangat penting untuk diri kita sendiri. Who knows, siapa tahu nantinya kita chat orang lain karena ingin bertanya hal penting atau sedang butuh sesuatu yang harus di balas dalam waktu cepat.

3. Membiasakan ‘menganggurkan’ chat teman akan membentuk citra diri yang buruk di mata teman tersebut

Meski hanya sesederhana membalas chat teman, tapi hal ini pada akhirnya akan berpengaruh pada citra kita di mata orang lain, lho. Kita akan di anggap sebagai sosok yang menyebalkan, ‘si tukang ngilang’, atau bahkan di anggap sebagai sosok yang gak bertanggung jawab bila terbiasa ‘menganggurkan’ chat teman.

Pasti kamu gak mau kan di anggap sebagai sosok yang seperti itu di mata teman-temanmu, bukan? Karena itu, yuk usahakan bersikap responsif terhadap chat teman.

4. Kita gak akan mudah kehilangan informasi penting

Setiap chat yang di kirimkan seseorang ke kita tentu ada maksudnya. Gak melulu minta bantuan atau sekadar menyapa, teman kita bisa saja chat kita karena ia ingin menyampaikan suatu informasi yang sifatnya penting.

Bila kita membiasakan diri ‘menganggurkan’ chat dari teman, bisa jadi suatu saat akan ada pesan penting yang terlewat dan kita mungkin akan telat menyadarinya. Kalau sudah begini, bukannya kita sendiri yang akan rugi?

5. Kita gak akan merugikan orang lain

Dengan bersikap responsif terhadap chat teman, kita gak akan membiarkan orang lain kehilangan waktunya karena terlalu lama menunggu balasan kita. Selain itu, kita juga gak akan membuat teman-teman kita bingung mencari, terutama di saat ada hal penting. Dengan begitu, gak ada pihak yang di rugikan.

Nah, itulah tadi lima alasan kenapa kita sebaiknya gak membiasakan diri ‘menganggurkan’ chat dari teman. Meski terlihat sepele, menjadi lebih responsif terhadap chat di HP kita juga merupakan salah satu bentuk kebaikan yang perlu kita biasakan, lho. Yuk, tetap semangat menebar kebaikan.

Tagged : / / /

5 Cara Salah Menanggapi Cerita Teman yang Buatnya Merasa Di Rendahkan

5 Cara Salah Menanggapi Cerita Teman yang Buatnya Merasa Di Rendahkan

Mungkin bagimu ngobrol sama teman itu hal yang biasa. Hampir setiap kali bertemu kalian juga berbincang asik, kok. Tapi obrolan antar kawan ini bisa berakhir bencana, kalau kamu gak pintar menjaga sikap. Misalnya ketika temanmu sedang ngomong serius, tapi kamu malah menanggapinya dengan kelima cara di bawah ini.

Memang kamu gak ada niat buruk sama sekali. Namun nyatanya, tindakanmu ini justru membuat temanmu merasa sedang di remehkan, lho. Nah, gimana tuh? Makanya biar gak sampai kejadian lagi, ada baiknya kamu simak dulu apa saja cara salah menanggapi cerita teman yang di maksud. Di lansir dari theiotrevolution.com, berikut uraiannya.

1. Saat dia lagi cerita kamu malah fokus dengan HP atau hal lain di sekelilingmu

Di kutip dari Agen Club38, namanya juga orang lagi bercerita, ya penginnya di dengar dan di perhatikan, dong. Eh malah kamu asik sendiri main HP dan mengedarkan pandanganmu ke sekeliling. Bukannya fokus menyimak apa yang dia sampaikan. Iya, sih memang lama-lama bosan juga mendengarkan cerita orang yang gak ada ujungnya.

Tapi bukan begini juga cara protesnya. Kan, bisa kamu sampaikan dengan halus, kalau seharusnya dia ceritakan intinya saja. Wajar, dong temanmu marah melihat kamu asik sendiri begini, padahal apa yang dia katakan itu penting bukan sekadar basa-basi.

2. Beberapa kali kamu suka memintanya mengulang bagian yang terlewatkan

Akibat gak menyimak dengan baik, alhasil kamu sering memintanya untuk mengulang bagian yang tadi terlewatkan. Maksudnya biar kalau nanti di tanya pendapat, kamu gak kebingungan gitu. Tapi masa iya, sedari tadi temanmu sudah ngomong panjang lebar, masih harus mengulang lagi dari awal?

Ini, sih kelihatan banget kalau kamu gak memperhatikan kata-katanya. Coba bayangkan apa yang di pikirkan olehnya saat ini? Praktis, temanmu ini akan menganggap kamu gak menghargainya sama sekali, lho.

3. Belum juga dia selesai ngomong kamu sudah main tebak-tebakan

Maksud hati kamu ingin terlihat antusias dengan menebak-nebak arah pembicaraannya. Kalau betul, sih masih mending, ya. Tapi jika tebakanmu keliru, bukan hanya merasa di sela temanmu juga bakal berpikir kamu gak mau mendengarkan dulu penjelasannya.

Ingat, ya kamu bukan “orang pintar” yang bisa membaca pikiran orang. Apa beratnya, sih menyimak dulu cerita temanmu itu. Baru, deh kalau dia sudah selesai giliranmu untuk memberikan tanggapan.

4. Di tengah-tengah cerita kamu malah menyisipkan curhatan pribadimu sendiri

Cara yang satu ini gak jauh beda dengan poin sebelumnya. Ya, memang kamu gak berusaha menebak-nebak jalan ceritanya, tapi lebih parah mengganti kisah dia dengan curhatanmu sendiri. Jadi di tengah-tengah temanmu sedang bercerita, eh kamu malah menyisipkan kisah pribadimu.

Karena merasa apa yang dia beberkan itu sama dengan yang tengah kamu alami akhir-akhir ini. Maksudnya, sih biar bisa sekalian sharing gitu. Tapi caranya bukan begitu juga, dong. Biarkan temanmu menyelesaikan ceritanya dulu, baru nanti gantian, giliran kamu yang curhat.

5. Usai temanmu bercerita kamu malah langsung mengajaknya pulang. Seakan-akan obrolan ini sudah menyita banyak waktumu

Baru juga temanmu kelar menumpahkan uneg-unegnya. Bukannya memberi saran atau tanggapan, eh yang ada kamu malah langsung mengajaknya pulang tanpa ada basa-basi lagi. Jangan salahkan dia, kalau pada akhirnya temanmu ini mengira kamu sudah dari tadi menunggu dia selesai bicara dan ingin buru-buru pulang.

Seolah-olah karena dia banyak omong waktumu jadi tersita. Tega banget, sih. Walaupun memang buru-buru ingin pulang, setidaknya kasih tanggapan dulu, kek. Jangan main cabut begitu saja, dong!

Obrolan yang tadinya asyik-asyik saja ternyata bisa menimbulkan malapetaka kalau kamu gak mampu menahan diri, kan? Sedekat-dekatnya kamu sama teman, tetap gak boleh melakukan kelima sikap tadi, ya. Coba kalau posisinya di balik, kamu yang lagi curhat ke teman dan tanggapan mereka seperti itu.

Pasti kamu sendiri juga merasa kesal dan marah, kan? Makanya, kalau gak mau mengalami hal serupa, kamu harus mulai bersikap baik dulu, dong. Toh, gak ada ruginya, kok belajar menjadi pendengar yang bijak.

Tagged : / / /

Cerita Karina Negara Kembangkan Aplikasi Konseling Online KALM

Cerita Karina Negara Kembangkan Aplikasi Konseling Online KALM

Seiring berkembangnya industri digital, berbagai aplikasi mulai unjuk diri memberikan pelayanan terbaik. Salah satu yang bukan lagi awam di telinga millennials adalah KALM (@get.kalm), sebuah aplikasi konseling online yang mewadahi pengguna melakukan konseling bersama profesional lewat ponsel mereka. Hadir dengan #KitaPerluCerita, Chief Psychologist and Co-Founder KALM Karina Negara, meluncurkan KALM pada 7 Oktober 2018 bersama rekan-rekannya.

Bagaimana awal mula perempuan bernama lengkap Karina Aelyo Nindyo Kusuma Negara ini mengawali karier sebagai psikolog serta memilih concern menangani isu kesehatan mental? Di lansir dari theiotrevolution.com, berikut cerita Karina Negara kembangkan aplikasi konseling online KALM.

1. Latar belakang Karina memilih karier sebagai psikolog

DI kutip dari Agen Club38, ketika di tanya apa yang menjadi pemicu untuk memilih karier di bidang psikologi, perempuan kelahiran Jakarta, 4 November 1991 itu menceritakan awal mula minatnya dalam menekuni bidang ini.

Ada dua kejadian yang membuat Karina memantapkan diri memilih karier sebagai psikolog. Pertama saat usianya 7 tahun, setelah ia di bawa mamanya pergi ke psikolog untuk tes IQ. Kemudian kedua ketika mengikuti career week di SMP. Saat itu sekolahnya meminta Karina refleksi diri mengenai cita-cita yang ingin ia tekuni nanti.

2. Alasan mengembangkan aplikasi konseling online KALM

Bermula dari banyaknya hambatan klien untuk mendapat layanan konsultasi dari psikolog, Karina bersama dua rekannya menyadari perlu ada solusi dengan membuat aplikasi konseling online. Menurutnya, masih banyak kendala seperti jauhnya tempat layanan psikologi yang bukan hanya terjadi di Jakarta, melainkan juga berbagai daerah di Indonesia.

3. Berbeda dengan layanan konseling online lain, aplikasi KALM memiliki lebih banyak pendekatan dengan pengguna

Saat di tanya apa yang membedakan KALM dengan layanan konseling lain, Karina mengatakan salah satu pendekatan pada KALM yakni menggunakan ongoing chat. Aplikasi yang di luncurkan pada 7 Oktober 2018 ini bahkan merupakan aplikasi konseling di Indonesia pertama yang hadir di platform iOS dan Android.

4. Klien paling berkesan yang pernah Karina tangani

Menurutnya, ada banyak kesan yang ia alami sepanjang menjalani profesi ini. Berempati ketika mendengar cerita klien, bisa excited dengan kasus yang sulit di hadapi. Hingga mendampingi klien dengan kasus yang membuatnya bingung.

Walau sebagai psikolog, gak lagi ada banyak hal yang dapat membuatnya terkejut. Saat di tanya kasus yang paling berkesan karena keunikannya, lantas ia mengungkapkan ketika menemui klien dengan kasus gender dysphoria.

Tagged : / / / / /

Tidak Kalah Kental, Berikut Ini 3 Alternatif Sehat Maizena

Tidak Kalah Kental, Berikut Ini 3 Alternatif Sehat Maizena

Di lansir dari theiotrevolution.com, bagi mereka yang memiliki intoleransi gluten atau penyakit Celiac, maizena adalah alternatif terbaik. Namun, bagi pasien diabetes dan orang-orang yang ingin menekan kadar kolesterol, maizena bukan opsi yang baik. Selain itu, maizena juga tidak di anjurkan untuk orang-orang yang ingin mencegah obesitas. Ini karena maizena tinggi kalori dan karbohidrat.

Tak perlu bingung, di kutip dari IDN Poker APK, inilah beberapa alternatif sehat maizena yang dapat kamu pakai. Di jamin tidak kalah kental!

1. Tepung terigu

Alternatif pertama, kamu bisa pakai tepung terigu. Dari segi gizi, tepung terigu mengandung protein yang lebih tinggi, lebih sedikit karbohidrat, dan lebih banyak serat di banding maizena. Selain itu, tepung terigu juga lebih bergizi.

Menang di “ring” gizi, tepung terigu tidak seefektif maizena dalam hal kekentalan. Jadi, kamu butuh banyak tepung terigu agar hasilnya bisa sekental maizena. Aduklah tepung terigu dalam air hangat secara merata, lalu tuangkan ke dalam masakan untuk mengentalkannya. Jika tidak, kuah dan sup malah bisa menggumpal.

2. Tepung beras

Umum di temukan di hidangan Asia, tepung beras, sesuai namanya, di buat dari gilingan beras. Tepung beras menjadi bahan untuk membuat mi, sup, dan makanan penutup.

Termasuk dalam alternatif maizena yang sehat, tepung beras kaya akan nutrisi. Di sisi lain, tepung beras tinggi protein dan serat, serta kandungan karbohidratnya lebih sedikit daripada maizena.

Serupa dengan tepung terigu, campurkan tepung beras ke dalam air dingin atau hangat, dan aduk sampai merata sebelum di tuangkan ke dalam masakan. Jika tidak benar, malah membentuk gumpalan.

3. Tepung garut atau arrowroot

Alternatif ketiga adalah tepung garut atau arrowroot. Seperti tepung pada umumnya, tepung ini di buat dari rimpang tanaman famili Maranta. Dalam hal gizi, tepung garut memiliki lebih banyak serat dan kalsium di bandingkan maizena. Secara alami, tepung garut bebas gluten, sehingga cocok untuk mereka dengan intoleransi gluten.

Sebagai catatan, tepung garut tidak tercampur baik dengan susu dan produknya, tetapi kuah dengan tepung garut dapat di bekukan. Selain itu, untuk mendapatkan hasil optimal, gunakan tepung garut dua kali dari takaran maizena. Jika di campurkan dengan air, tepung garut dapat menciptakan kuah kental bening.

Tagged : / / / / /