Lima Alasan Kita Gak Boleh Terbiasa Mendiamkan Chat dari Teman

Lima Alasan Kita Gak Boleh Terbiasa Mendiamkan Chat dari Teman

Di lansir dari theiotrevolution.com, era digital seperti sekarang, kita memiliki akses yang gak terbatas terhadap berbagai alat atau media komunikasi. Tidak hanya telepon, kita juga semakin mudah berkomunikasi dengan orang lain. Melalui chat atau texting, baik di media sosial atau aplikasi tertentu.

Dalam berkomunikasi melalui chat, gak sedikit orang yang masih suka ‘menganggurkan’ chat dari temannya. Bisa berjam-jam atau bahkan berhari-hari sampai pesan itu gak berlaku lagi. Alasannya bermacam-macam, mulai dari sekadar malas, merasa insecure di mintai tolong. Merasa kurang akrab dengan orang yang mengirimkan chat tersebut, dan berbagai alasan lainnya.

Memang benar, kita tidak bisa selalu membalas chat dari teman dengan cepat karena bisa jadi kita sedang sibuk, sedang tidak membawa HP, atau berbagai alasan masuk akal lainnya. Tapi, kejadian tersebut tentunya gak terjadi setiap waktu, kan? Karena itu, sebaiknya jangan menjadikan hal tersebut sebagai sebuah kebiasaan.

Di kutip dari Agen Club38, berikut ini beberapa alasan kenapa kita gak boleh membiasakan diri menunda membalas chat dari teman.

1. Hubungan kita dengan orang lain akan terjaga dengan baik

Jika kita suka menunda membalas chat teman padahal orang tersebut tahu kalau kita sedang online, teman kita tersebut pasti akan merasa bahwa ia gak di hargai. Bukan gak mungkin, orang tersebut jadi malas berhubungan dengan kita. Bahkan, hubungan kita dengan teman kita tersebut bisa saja menjadi renggang. Duh, jangan sampai deh!

Sebaliknya, bila kita membiasakan diri untuk gak menunda chat teman, teman kita tersebut pasti akan merasa senang berkomunikasi dengan kita. Hubungan kita dengan teman tersebut pun dapat tetap terjaga dengan baik.

2. Kita bisa jadi akan mendapatkan perlakuan yang sama dari teman kita tersebut

Bila kita suka menunda membalas chat orang lain, gak menutup kemungkinan orang lain juga akan melakukan hal yang sama ke kita. Begitu pun sebaliknya, jika kita membiasakan diri untuk gak ‘menganggurkan’ chat orang lain, orang lain juga mungkin akan berusaha untuk gak menunda membalas chat kita.

Hal ini tentu sangat penting untuk diri kita sendiri. Who knows, siapa tahu nantinya kita chat orang lain karena ingin bertanya hal penting atau sedang butuh sesuatu yang harus di balas dalam waktu cepat.

3. Membiasakan ‘menganggurkan’ chat teman akan membentuk citra diri yang buruk di mata teman tersebut

Meski hanya sesederhana membalas chat teman, tapi hal ini pada akhirnya akan berpengaruh pada citra kita di mata orang lain, lho. Kita akan di anggap sebagai sosok yang menyebalkan, ‘si tukang ngilang’, atau bahkan di anggap sebagai sosok yang gak bertanggung jawab bila terbiasa ‘menganggurkan’ chat teman.

Pasti kamu gak mau kan di anggap sebagai sosok yang seperti itu di mata teman-temanmu, bukan? Karena itu, yuk usahakan bersikap responsif terhadap chat teman.

4. Kita gak akan mudah kehilangan informasi penting

Setiap chat yang di kirimkan seseorang ke kita tentu ada maksudnya. Gak melulu minta bantuan atau sekadar menyapa, teman kita bisa saja chat kita karena ia ingin menyampaikan suatu informasi yang sifatnya penting.

Bila kita membiasakan diri ‘menganggurkan’ chat dari teman, bisa jadi suatu saat akan ada pesan penting yang terlewat dan kita mungkin akan telat menyadarinya. Kalau sudah begini, bukannya kita sendiri yang akan rugi?

5. Kita gak akan merugikan orang lain

Dengan bersikap responsif terhadap chat teman, kita gak akan membiarkan orang lain kehilangan waktunya karena terlalu lama menunggu balasan kita. Selain itu, kita juga gak akan membuat teman-teman kita bingung mencari, terutama di saat ada hal penting. Dengan begitu, gak ada pihak yang di rugikan.

Nah, itulah tadi lima alasan kenapa kita sebaiknya gak membiasakan diri ‘menganggurkan’ chat dari teman. Meski terlihat sepele, menjadi lebih responsif terhadap chat di HP kita juga merupakan salah satu bentuk kebaikan yang perlu kita biasakan, lho. Yuk, tetap semangat menebar kebaikan.

Tagged : / / /