Kisah Tragis Orang Dengan IQ Tinggi Di Dunia Yang Jarang Diketahui

IQ Tinggi – Kita mungkin sudah tahu bahwa Albert einstein memiliki IQ sekitar 160, IQ Isaac Newton 190, dan IQ Mark Zuckerberg adalah 152. Pria-pria terkenal ini dikenal sebagai orang jenis yang memang sudah mutlak di dunia.

Namun pernah juga hidup seorang yang IQ tinggi antara 250 dan 300. Ia dikenal dengan nama William James sidis, yang merupakan orang paling cerdas yang pernah berjalan di bumi dan dikenal sebagai anak ajaib dan ahli matematika luar biasa.

Baca Juga: Aneh! Pria Ini Koleksi ratusan Celana Dalam Wanita Di Indekos

William juga seorang master di berbagai dialek dan penulis yang berbakat juga. Tapi sayangnya, tidak banyak orang yang pernah mendengarnya.

Seperti dikutip dari Brightside, Sabtu (11/7/2020), William lahir di New York City pada tahun 1898. Ayahnya Boris adalah seorang psikolog teladan yang mendapatkan 4 gelar dari Harvard. Ibunya juga seorang dokter.

Karena orang tuanya juga digolongkan sebagai jenius, William James Sidis juga diharapkan cerdas tetapi kecerdasannya terbukti jauh lebih dari biasanya.

Di usianya yang baru 18 bulan, ia sudah bisa membaca The New York Times. Pada usia 8, ia belajar sendiri bahasa Latin, Yunani, Prancis, Rusia, Jerman, Ibrani, Turki, dan Armenia. Selain 8 bahasa itu, ia juga menciptakan sendiri dan menyebutnya “Vendergood.”

Sangat menyadari kecerdasannya, ayahnya mencoba mendaftarkannya di Harvard tetapi ditolak karena William baru berusia 9 tahun pada waktu itu. Dua tahun kemudian, institut menerimanya dan William menjadi orang termuda yang diterima di Harvard pada tahun 1909.

Pada tahun 1910, pengetahuannya tentang matematika memuncak begitu banyak sehingga ia mulai mengajar dosennya sebagai gantinya, memberinya gelar “anak ajaib.” Dia menyelesaikan gelar sarjana seni pada usia 16.

Lelah hingga Kemudian Terasing

Ketenaran bisa melelahkan, terutama jika Anda terpapar pada usia muda. Tak lama setelah lulus, William mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak ingin menjalani kehidupan yang “sempurna”, yang menurutnya, adalah pengasingan. Dia juga menambahkan bahwa dia bermaksud untuk tidak pernah menikah karena wanita tidak memohon padanya.

Selain ketenaran yang tidak diinginkan, keputusannya juga mencerminkan tekanan yang dia hadapi sejak lahir. Selama masa itu, Amerika percaya akan mengubah anak-anak menjadi ajaib dengan pendidikan yang tepat.

Menjadi seorang psikolog berbakat, ayah William sangat ingin membuat putranya bersinar seterang bintang. Untuk mencapai itu, ia menerapkan pendekatan psikologisnya sendiri untuk membesarkan putranya dan mendorongnya.

Meskipun William menikmati belajar sejak kecil, pendapatnya berubah saat dewasa dan dia menyalahkan ayahnya untuk itu. Ketika Boris meninggal pada tahun 1923, William menolak untuk menghadiri pemakamannya.

Seperti yang biasanya dilakukan para genius untuk mempertahankan profil rendah, William bekerja dengan gaji rendah sebagai pegawai administrasi. Meski begitu, dia masih dikenali oleh orang-orang, membuatnya tidak punya pilihan selain beralih pekerjaan lagi.

Pada tahun 1924, wartawan menemukan dia bekerja dengan upah $ 23 per minggu yang menjadi berita utama lagi, hanya kali ini mereka mengejek kecerdasannya dan mengatakan dia tidak lagi mampu melakukan apa yang dia lakukan sebagai seorang anak. Namun, ini tidak benar karena sepanjang hidupnya, William menulis banyak buku berharga menggunakan nama samaran yang berbeda.

Dia adalah seorang sosialis dan penentang Perang Dunia I. Dia, pada kenyataannya, ditangkap pada 1919 karena protes yang berubah menjadi kekerasan di Boston di mana dia dijatuhi hukuman penjara selama 18 bulan. Namun, orang tuanya menemukan cara untuk membuatnya keluar dari penjara dan mengurungnya di sanatorium mereka selama 2 tahun sebagai gantinya.

William menghabiskan hidupnya dalam keadaan hancur dan benar-benar kesepian. Terasing dari keluarganya, ia bekerja sebagai pelari mesin dan melakukan pekerjaan kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Orang yang bisa mengubah dunia itu meninggal dalam kematian yang malang pada usia 46 tahun sebagai bukan siapa-siapa, menderita pendarahan otak pada tahun 1944. Menariknya, ayahnya meninggal dengan kondisi yang sama.

Itulah tadi kisah tragis orang dengan iq tinggi yang tidak diketahui semua orang.

Tagged : /

Smartphone Mid-range Samsung dengan Layar Infinity-O, Keren Abis!

Smartphone Mid-range Samsung

Smartphone Mid-range SamsungSamsung merupakan salah satu produsen smartphone terbesar di dunia. Bahkan, rata-rata penjualan smartphone Samsung terbilang sangat tinggi dan tak pernah gagal dalam menarik perhatian konsumen. Produsen yang satu ini juga tak main-main soal spesifikasi yang diberikan, salah satunya ialah dengan mengusung layar Infinity-O. Menariknya, Samsung tak hanya menghadirkan fitur ini pada smartphone kelas flagship saja, tapi juga kelas menengah alias mid-range.

Baca juga : Xiaomi Akan Pakai Sensor Kamera 108MP Milik Samsung, Spesifikasi Kamera Tertinggi!

Lantas, apa saja smartphone Mid-range Samsung dengan dukungan fitur tersebut? Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasannya berikut ini.

A11

Sebagai smartphone menengah ke bawah, Samsung Galaxy A11 terbilang mumpuni dari segi fitur. Layar luas dengan desain Infinity-O, kamera dengan fitur lengkap, dan fast charging. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan musik, Samsung telah menambahkan fitur Dolby Atmos pada speaker Samsung Galaxy A11 ini.

Adapun spesifikasi lengkap dari smartphone yang satu ini, yaitu:

  • layar PLS TFT 6.4inci beresolusi HD+ 720 × 1560 piksel;
  • prosesor Qualcomm Snapdragon 450;
  • RAM 3GB;
  • memori internal 32GB;
  • kamera belakang triple-camera dengan resolusi 13MP + 5MP + 2MP;
  • kamera depan 8MP dan
  • baterai 4000mAh dengan 15W fast charging

Untuk harganya, Samsung Galaxy A11 ini dibanderol dengan harga resmi Rp2,099 juta.

A51

Menurut Strategy Analytics, Samsung Galaxy A51 inilah yang menjadi smartphone Android terlaris sepanjang kuartal pertama tahun 2020. Kesuksesan smartphone ini bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan Samsung Galaxy A51 memang hadir dengan spesifikasi yang mumpuni dan on-point.

Berikut kami sajikan spesifikasi kuncinya:

  • layar Super AMOLED 6.5inci beresolusi FHD+ 1080 × 2400 piksel;
  • prosesor Exynos 9611;
  • RAM 6/8GB;
  • memori internal 128GB;
  • kamera belakang quad-camera dengan resolusi 48MP + 12MP + 5MP + 5MP;
  • kamera depan 32MP dan
  • baterai 4000mAh dengan 15W fast charging

Untuk harganya, smartphone ini dibanderol dengan harga Rp4,2 jutaan.

M40

Soal desain, Samsung Galaxy M40 ini tak perlu diragukan lagi. Smartphone ini sudah mengusung Infinity-O dan hadir dengan varian warna yang terlihat sangat fresh dan stylish. Samsung menyebutnya dengan Seawater Blue, Midnight Blue, dan Cocktail Orange.

Adapun spesifikasi lengkap dari Samsung Galaxy M40, yaitu:

  • layar PLS TFT 6.3inci dengan resolusi FHD+ 1080 × 2340 piksel;
  • prosesor Qualcomm Snapdragon 675;
  • RAM 4/6GB;
  • memori internal 64/128GB;
  • kamera belakang triple-camera beresolusi 32MP + 8MP + 5MP;
  • kamera depan 16MP dan
  • baterai 3500mAh dengan 15W fast charging

Di India, smartphone yang satu ini dijual dengan harga 19,990INR atau setara dengan Rp3,7 jutaan.

Nah, itulah rangkuman smartphone mid-range Samsung dengan layar infinity-O. Gimana, tertarik untuk membeli salah satu dari kelima smartphone di atas?

Tagged : / / /

Xiaomi Akan Pakai Sensor Kamera 108MP Milik Samsung, Spesifikasi Kamera Tertinggi!

Xiaomi Akan Pakai Sensor Kamera 108MP

Xiaomi Akan Pakai Sensor Kamera 108MP – Xiaomi saat imi tengah dilaporkan dalam tahap pengembangan untuk menggunakan kamera terbaru milik Samsung. Loparan ini memyebutkan bahwa Xiaomi akan menggunakan sensor teknologi kamera terbaru lebih dulu dari pada pihak Samsung itu sendiri.

Baca juga : Vivo Akhirnya Umumkan 3 Smartphone 5G, Kece Abis!

sensor baru ini disebut akan deposit s128 via pulsa memiliki nama ISOCELL Bright HM2. Sama seperti pendahulunya, sensor ini memiliki resolusi 108MP tapi dengan beberapa perbedaan, seperti penggunaan teknologi Nonacell yang ada di Galaxy S20 Ultra.

Selain itu, sensor ini juga memiliki kemampuan untuk mengambil gambar hingga 12x optical zoom dan 120x digital zoom. Kabarnya, sensor ini akan digunakan di Xiaomi Mi CC10 Pro.

Demikian, informasi lain seputar sensor ini belum diketahui. Namun sejumlah prediksi menyebut sensor anyar ini akan hadir dengan peningkatan yang cukup signifikan, dan ada kemungkinan Samsung memiliki beberapa varian yang dapat digunakan pula untuk manufaktur lain.

Samsung Juga Akan menggunakannya

Perlu diketahui, ini merupakan kali kedua Xiaomi menggunakan sensor kamera 108MP dari Samsung. Sebelumnya, perusahaan asal Tiongkok itu juga memakai ISOCELL Bright HMX sebagai sensor 108MP pertama dari Samsung.

Selain Xiaomi, Samsung kemungkinan juga akan memakai sensor ini untuk perangkatnya sendiri. Menurut laporan terbaru, Galaxy Note 20 Plus disebut akan memiliki kamera 108MP yang dilengkapi dengan sensor fokus laser, yang menggantikan ToF.

Disisi Lainya, Redmi Note 10 Akan Pakai Prosesor Terbaru

Sebuah smartphone dengan nama kode M2004J7AC dan M2004J7BC muncul di salah satu platform benchmark smartphone ternama, yakni Geekbench.

Berdasarkan penelusuran di internet, kedua nama kode tersebut merupakan milik smartphone yang belum diumumkan Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro.

Dikutip dari laman Geekbench via Tekno Liputan6.com, kedua smartphone diotaki prosesor MediaTek MT6875 (Dimensity 820), RAM 8GB, dan langsung beroperasi menggunakan Android 10.

Selain data di atas, masih belum banyak informasi yang diketahui tentang Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro tersebut

Sumber : merdeka.com

Tagged : / / / / /

Apple dan Google Ciptakan Pelacak Covid-19

Apple dan Google Ciptakan Pelacak Covid-19. Hal ini merupakan kerja sama mereka dalam mengembangkan sistem pelacak Covid-19 beberapa waktu lalu.

Versi perdana sistem Application programming interface (API) bernama Exposure Notification itu, kini sudah tersedia dan siap diadopsi oleh otoritas kesehatan untuk dikembangkan menjadi aplikasi buatan pemerintah.

Apple dan Google Ciptakan Pelacak Covid-19

Baik iOS milik Apple dan Android milik Google akan memberikan pembaruan software untuk aplikasi buatan pemerintah yang berbasis teknologi bikinan mereka. Apple juga dikabarkan telah menggulirkan dukungan API Exposure Notification di pembaruan iOS 13.5.

Saat ini sudah 23 negara yang kabarnya tertarik menggunakan software buatan Apple dan Google. Selain AS, Jerman rencananya juga akan menggunakan teknologi Exposure Notification untuk membuat peta.

Begitu pula dengan Perancis dan Inggris, yang kabarnya juga berminat menggunakan API buatan dua perusahaan raksasa itu. Negara-negara tersebut tertarik dengan iming-iming proteksi data pengguna yang ditawarkan oleh sistem.

Apple dan Google sesumbar bahwa mereka tidak menggunakan GPS untuk melacak pasien Covid-19 dan lebih mengutamakan perlindungan privasi pengguna. Teknologi ini menggunakan konsep contact tracing yang bertumpu pada Bluetooth untuk melacak pasien.

Lebih tepatnya, sistem ini memanfaatkan Bluetooth Low Energy (BLE) yang tidak menguras baterai smartphone saat diaktifkan.

Untuk mengumpulkan data, ada tiga kunci yang digunakan yakni tracing key, daily tracing key (pelacak harian), dan rolling proximity identifier (pengidentifikasi kedekatan). Software ini akan melacak pengguna yang kemungkinan pernah berkontak atau bersinggungan dengan pasien positif Covid-19.

Nantinya, otoritas kesehatan dapat mengidentifikasi terduga pasien terinfeksi, lalu meminta mereka untuk karintina mandiri.

Teknologi ini dapat memudahkan penelusuran, ketimbang menanyai pasien positif dan mengharuskan mereka mengingat-ingat pernah berkontak dengan siapa saja dan di mana saja.

Sistem ini juga dapat mengidentifikasi pasien OTG (orang tanpa gejala) yang tanpa disadari dapat menularkan virus ke orang lain. Kesuksean software tersebut bergantung pada seberapa banyak sistem itu diadopsi oleh masyarakat.

Apple dan Google mengatakan bahwa sistem ini akan dinon-aktifkan ketika pandemi telah usai yang sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan akan berakhir.

Sumber : tekno.kompas.com

Tagged : / / / / /