Beragam Tanggapan Menyikapi Corona

Beragam Tanggapan Menyikapi Corona

Beragam Tanggapan Menyikapi Corona

Beragam Tanggapan Menyikapi Corona – Awal Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama corona yang menyerang warga yang tinggal di Indonesia.

Kepanikan semakin menjadi, setelah sebelumnya harga masker melambung naik, kini stoknya semakin sedikit.

Permintaan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer juga semakin meningkat di pasaran.

Alat-alat itu diklaim mampu melindungi masyarakat dari kemungkinan terjangkit virus yang berasal dari Wuhan, Cina ini.

Di Jakarta, warga juga sudah bersiap dengan kemungkinan tersebarnya virus corona.

Riski Wahyudi, seorang pegawai hotel di Jakarta, menjelaskan, dirinya tidak takut pada corona.

Walau begitu, Riski masih melakukan antisipasi untuk menangkal kemungkinan terserang virus.

“Selagi masih sehat, saya enggak takut ya,” jelasnya, Jumat.

Untuk penggunaan masker, Riski mengatakan hanya memakainya saat dirinya sedang kurang sehat atau berkegiatan di luar ruangan.

Cara ini juga Riski dilakukan ke keluarga yang berada di rumah.

Sama dengan Riski, Septi, pegawai hotel di Jakarta, juga memakai masker di saat kondisinya sedang sakit saja.

Pemakaian masker

Pemakaian masker untuk mencegah corona belakangan ini menjadi perbincangan sebab dianggap tidak efektif,.

Mengingat sebaran virus tidak melalui udara, melainkan droplets atau percikan air liur saat bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi.

Untuk itu, semua orang diharapkan beretika ketika bersin atau batuk serta memakai masker saat dirasa tubuh kurang sehat.

Aziza Rafa Karina (17), siswa SMA Al Azhar 2, punya cara berbeda. Sebagai pelajar ia harus waspada terhadap virus corona.

Ia mencari informasi melalui internet sebagai langkah mengedukasi diri sendiri. Selain itu, Azizah juga mengikuti sosialisasi yang digelar di sekolahnya.

Tak cuma sebagai langkah pencegahan terserang virus, tapi juga menghindari kabar bohong tentang corona.

Sejak virus corona ini jadi perbincangan banyak orang, ACT sudah melakukan berbagai pencegahan.

Di titik-titik keramaian, seperti bandara, ACT sudah distribusikan masker. Pengiriman ribuan masker bagi warga Indonesia yang ada di luar negeri pun dilakukan.

Tak cuma itu, ACT juga terus menyosialisasikan pencegahan corona. Jumat, sejumlah tempat seperti Hotel Bellevue Suite Jakarta dan di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah didatangi tim medis ACT.

Dokter Muhammad Riedha Bambang menyampaikan, langkah ini diambil ACT agar masyarakat tidak perlu panik menghadapi corona.

“Dengan gaya hidup sehat sebenarnya tak hanya corona yang bisa dihindari, tapi juga berbagai penyakit lain,” pungkasnya.

Tagged : / /