Pertamina Ajak Masyarakat Gunakan BBM Berkualitas

Jaga Kualitas Udara, Pertamina Ajak Masyarakat Gunakan BBM Berkualitas

Pertamina Ajak Masyarakat Gunakan BBM Berkualitas – Pertamina dikatakan menunjukkan kepeduliannya terhadap udara yang lebih bersih di Tanah Air. Dengan menggunakan bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series, masyarakat bisa lebih menikmati udara yang bersih.

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region III mengajak masyarakat menggunakan bahan bakar kendaraan bermotor (BBM) berkualitas, seperti Pertamax Series dan Dex Series. Dengan penggunaan BBM berkualitas ini, emisi gas buang kendaraan lebih sedikit dan polusi udara dapat berkurang.

Hal tersebut diungkap dalam diskusi virtual interaktif MOR III bersama media stpauljaycees.org, di Jakarta, Jumat.

Udara bersih menjadi perhatian Pertamina belakangan ini

Untuk diketahui, berkaca saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 1 pada awal tahun 2020, berdasarkan kajian Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Konsentrasi Maksimum Particulate Matters (PM) 2,5 menurun sekitar 0,02%-35,07% di 5 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU). Selama PSBB, semua SPKU juga memenuhi Baku Mutu Harian (<65ug/m3).

Beberapa Varian Produk BBM Digunakan Sesuai Dengan Jenis dan Spesifikasi Kendaraan

Ini manfaat menggunakan BBM berkualitas

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan mengungkapkan, BBM berkualitas memiliki formula aditif khusus, yakni antikarat untuk mencegah korosi, detergen buat membersihkan deposit di ruang bakar sehingga dapat menghasilkan pembakaran yang sempurna, dan demulsifier untuk menjaga bahan bakar terkontaminasi air.

Dengan aditif tersebut, dia menjelaskan, produk bensin dengan angka oktan di atas 90 bisa menghasilkan pembakaran yang sempurna. Sehingga menghasilkan emisi gas buang yang lebih sedikit.

“Karena itu, masyarakat yang menggunakan BBM berkualitas tak hanya dapat menjaga mesin kendaraan.

Masyarakat berkontribusi menjaga kualitas udara

Untuk menjaga kualitas udara ini, Pertamina memiliki beberapa varian produk BBM yang dapat digunakan sesuai dengan jenis dan spesifikasi kendaraan. Untuk kendaraan yang menggunakan bensin dapat menggunakan BBM jenis Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), atau Pertamax Turbo (RON (98).

“Saat ini di mana sebagian masyarakat sudah menggunakan kendaraannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kualitas udara dengan memakai BBM berkualitas tersebut,” katanya.

Dengan penggunaan bahan bakar beremisi rendah ini, masyarakat ikut berkontribusi menciptakan udara bersih. Lingkungan yang asri, sehat dan baik bagi keluarga.

Tagged : /

7 Persen Masyarakat Yakin Gak akan Tertular COVID-19

17 Persen Masyarakat Yakin Gak akan Tertular COVID-19

7 Persen Masyarakat Yakin Gak akan Tertular COVID-19 – Badan Pusat Statistik mengatakan bahwa masih ada masyarakat yang yakin tidak akan terpapar virus corona.

Kecuk Suhariyanto mengungkapkan, masih ada masyarakat Indonesia yang yakin tak tertular virus corona atau COVID-19. Hal itu berdasarkan survei BPS mengenai perilaku masyarakat di masa pandemik COVID-19 dengan 90.967 responden, yang dilakukan pada 7-14 September 2020.

“17 persen atau 17 dari 100 responden, itu mereka mengatakan sangat tidak mungkin tertular COVID-19. Jadi mereka yakin bahwa mereka itu tidak akan tertular atau tidak mungkin tertular,” ungkapnya seperti dilansir dari dvouval.com, Senin.

Pemerintah diminta lebih keras meningkatkan pemahaman mengenai COVID-19

Dari hasil survei tersebut, semua pihak khususnya pemerintah diminta lebih keras lagi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang COVID-19.

“Jadi perlu terus menerus digalakkan bahwa siapa pun itu bisa terkena risiko karena COVID-19. Tidak mengenal umur, tidak mengenal jenis kelamin, tidak mengenal pendidikan, tidak mengenal status sosial,” ucapnya.

“Jadi perlu sentuhan khusus supaya pemahaman masyarakat jadi lebih komplet. Sehingga, mereka harus jaga-jaga karena siapa pun bisa terkena,” sambungnya.

Persepsi itu dipengaruhi tingkat pendidikan

Dalam paparannya, 16,9 persen responden laki-laki dan 17 persen perempuan meyakini tak akan tertular COVID-19. Rinciannya, kelompok usia 17-30 tahun ada 20,2 persen, usia 31-45 tahun 15,4 persen, usia 46-60 tahun 16,2 persen dan usia di atas 60 tahun 17,4 persen.

“Persepsi tidak mungkin tertular itu terkait erat dengan pendidikan. Ketika pendidikannya rendah, mereka yakin bahwa saya pasti gak tertular. Tetapi kalau pendidikannya tinggi, kesadarannya sudah tinggi, sehingga persentasenya menurun,” jelasnya.

Survei ini melibatkan 55 persen responden perempuan dan 45 persen responden laki-laki. Selain itu, 69 persen responden berusia kurang dari 45 tahun dan 61 persen responden berpendidikan DIV-S1.

Persepsi Ini Berkaitan Erat Dengan Tingkat Pendidikan Masyarakat

Doni Monardo: Tidak ada satu pun yang aman dari COVID-19

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengatakan, jika ada 17 persen masyarakat yakin tak tertular COVID-19, maka ada 45 juta dari 270 juta penduduk Indonesia meyakini tidak tertular virus tersebut.

“Padahal kita semua tahu, status yang kita hadapi sekarang adalah pandemik. Artinya, boleh dikatakan tidak ada satu jengkal tanah pun yang akan betul-betul aman atau yang betul-betul bebas dari COVID. Dalam waktu yang sangat cepat, wabah ini bisa menulari,” ujar Doni.

Doni menjelaskan, media penularan COVID-19 adalah manusia. Jika manusia itu terpapar dan sakit, maka bisa diantisipasi dan dirawat di rumah sakit.

“Pasti kita bisa menghindarinya. Masalahnya adalah mereka yang tanpa gejala, mereka sebagai carrier. Kalau seandainya 17 persen ini tidak merasa terpapar COVID, lantas ada di antara orang terdekatnya positif COVID. Ya cepat atau lambat, pasti akan tertular,” ucap Doni.

Doni menambahkan, Satgas bersama Kemenkes dan Balitbangkes pernah melakukan survei serupa pada Juli 2020 lalu. Hasilnya, ada lima provinsi teratas yang masyarakatnya yakin tak akan kena COVID-19.

“Yang pertama itu DKI 30 persen, kemudian Jawa Timur 29 persen, Jateng 18 persen, Jabar 16 persen, serta Kalsel 14 persen. Itu data yang dilakukan Juli lalu,” ungkapnya.

“Sekarang ada perubahan secara nasional 17 persen. Ini berarti ada kemajuan. Mudah- mudahan, dengan semakin gencarnya sosialisasi dan edukasi oleh banyak pihak, makin banyak masyarakat sadar COVID ini ancaman yang nyata, COVID bukan rekayasa, COVID bukan konspirasi,” sambung Kepala BNPB ini.

Tagged : / /

Harga Bahan Pokok Kompak Naik pada Akhir September

Harga Bahan Pokok Kompak Naik pada Akhir September

Harga Bahan Pokok Kompak Naik pada Akhir September – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan harga beras di penggilingan untuk seluruh kualitas mengalami kenaikan di akhir september. Kenaikan tertinggi tercatat pada taupier.net  beras di luar kualitas dibandingkan bulan sebelumnya.

Harga bahan pokok kompak menanjak pada akhir September ini. Kenaikan paling terasa terjadi pada harga bahan pokok jenis cabai-cabaian.

Untuk cabai rawit merah misalnya, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga yang awal pekan lalu masih Rp31.750 per kilogram (Kg), naik menjadi Rp35.300 per kg.
Sementara gabah kering giling (GKG) di tingkat petani sebesar Rp 5.396 atau turun 1,01% dibandingkan bulan sebelumnya, namun naik 1,65% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Untuk cabai rawit hijau, harga naik dari Rp31.450 per kg menjadi Rp34 ribu. Sementara itu, untuk cabai merah keriting, harga naik dari Rp32.100 menjadi Rp35.450 per kg .

Kenaikan harga beras di penggilingan ini berkaitan dengan harga gabah di tingkat petani dan penggilingan. Suhariyanto mengatakan harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani yang sebesar Rp 4.818 atau naik 0,61% dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 1,24% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Grosir dan Eceran di Konsumen Turun

Selain itu kenaikan juga terjadi pada komoditas bahan pokok lain. Untuk bawang putih harga naik dari Rp26.750 menjadi Rp27.450 per kg. Bawang merah, harganya naik dari Rp30.850 menjadi Rp32.800 per kg.

Untuk telur ayam, harga naik dari Rp24.550 menjadi Rp26.850 per kg.Untuk daging ayam, harga naik dari Rp32.100 menjadi Rp33.750 per kg.

Meskipun demikian, ada juga harga bahan pokok yang cenderung turun sepekan belakangan ini. Salah satunya, daging sapi yang turun dari Rp118.100 menjadi Rp117.550 per kg.

Harga sejumlah komoditas pangan terus merangkak naik, mulai dari daging ayam, daging sapi, telur ayam, hingga bawang. Kenaikan tertinggi terjadi pada harga cabai rawit hijau yang dibanderol rata-rata naik 23,25 persen. Atau Rp7.150 per Kg menjadi Rp37.900 per Kg.

Selain daging sapi, penurunan harga juga dialami oleh beras dari Rp10.750 menjadi Rp10.700 per kg.

Tagged : / / / /

Pembunuh Berantai Paling Kejam dalam Sejarah

Pembunuh Berantai Paling Kejam dalam Sejarah, Layak Disebut Manusia?

Pembunuh Berantai Paling Kejam dalam Sejarah – Apa yang ada di benak kalian tentang pembunuh sadis atau psikopat? Mungkin yang akan terlintas adalah film-film genre thriller buatan luar negeri.

Pembunuh berantai menjadi makhluk paling gila yang berkeliaran di Bumi. Biasanya mereka tidak puas dengan hanya membunuh satu orang saja, mereka akan kembali di peristiwa lain untuk memangsa korban kedua dan seterusnya. Itulah mengapa mereka dicap sebagai pembunuh berantai.

Selain itu, motifnya juga bermacam-macam, ada yang dimulai dengan serangan seksual ataupun perampokan. residencedaercole.com merangkum daftar pembunuh berantai paling kejam di dunia!

Andrei Chikatilo

Antara tahun 1978 dan 1990, pembunuh berantai asal Rusia bernama Andrei Chikatilo melakukan pelecehan seksual, pembunuhan, dan mutilasi kepada lebih dari 50 wanita muda dan anak-anak. Salah satu yang termuda masih berusia sembilan tahun. Chikatilo yang gila itu membunuh para korbannya dengan menusuk dan menyayat mereka menggunakan pisau.

Kemudian mengakui bahwa dia hanya bisa mencapai orgasme dengan menusuk wanita, sebuah fakta yang membuatnya sulit untuk menahan dorongan kuatnya untuk membunuh. Chikatilo dijuluki ‘Butcher of Rostov‘, ‘Red Ripper’, hingga ‘Rostov Ripper’. Pada akhirnya Chikatilo dijatuhi hukuman mati, dan dieksekusi oleh regu tembak pada tahun 1994.

Albert Fish

Albert Fish diadili dan dinyatakan bersalah karena memperkosa, membunuh, dan melakukan aksi kanibal terhadap tiga anak di awal 1900-an. Namun, dia mengklaim bahwa dia telah membunuh lebih dari 100 anak.

Yang paling gila adalah fakta bahwa Fish pernah mengirim surat kepada ibu salah satu korbannya, yakni Grace Budd yang berusia 10 tahun. Surat itu merinci bagaimana dia memikat gadis kecil bernama Budd itu, mencekiknya, dan kemudian memotongnya menjadi beberapa bagian untuk dimakan selama sembilan hari.

Kebanyakan Dari Mereka Berhasil Ditangkap Pada Awal Tahun 1900-an

Joachim Kroll

Pembunuh berantai asal Jerman, Joachim Kroll, membunuh setidaknya 14 orang yang di antaranya termasuk anak-anak, antara tahun 1955 dan 1976. Setelah mencekik korbannya dengan tangan kosong, Kroll akan berhubungan seks dengan mayat mereka, lalu memotong mereka untuk dimakan.

Menariknya, Kroll berhasil ditangkap ketika dia sedang dalam proses merebus bagian tubuh korban terakhirnya, yaitu Marion Ketter yang masih berusia 4 tahun.

Ted Bundy

Salah satu pembunuh berantai paling gila dalam sejarah, sehingga semua orang pasti pernah mendengar namanya. Selain sebagai pembunuh, Bundy juga seorang pemerkosa, penculik, dan pencuri.

Bundy melancarkan aksinya dengan menculik korban perempuan, kemudian memerkosanya, dan memotong-motong tubuhnya. Namun, khusus bagian kepala selalu Bundy simpan sebagai ‘oleh-oleh’. Sebelum dieksekusi pada tahun 1989, Bundy mengaku menculik dan membunuh total 30 wanita. Walau demikian, pengakuan Bundy diragukan karena mungkin korbannya jauh di atas 30 orang.

Itulah beberapa tokoh pembunuh berantai paling keji yang pernah hidup. Rupanya banyak di luar sana manusia yang sanggup melakukan kejahatan sekejam itu.

Tagged : / / / /

Alasan Nasi Padang Dicintai Masyarakat Indonesia

Alasan Nasi Padang Dicintai Masyarakat Indonesia, Kamu Juga?

Alasan Nasi Padang Dicintai Masyarakat Indonesia – Tak hanya di Jakarta, nasi Padang begitu disukai orang-orang di seluruh wilayah Indonesia. Restoran atau rumah makan Padang sendiri bisa Anda temui hingga di daerah mana pun.

Nasi padang merupakan olahan khas Indonesia yang berasal dari Padang, Sumatera Barat, sesuai namanya tentu saja. Olahan ini terkenal dengan sensasi rasa pedas dengan beraneka menu khas Minang, sebut saja rendang, ayam balado, dan lain sebagainya.

Tak hanya orang Minang saja yang menyukainya, melainkan juga seluruh masyarakat Indonesia. Tak heran bila gerai restoran padang dapat ditemui dengan mudah di mana pun.

Bila kamu salah satu yang menggemari olahan nasi padang, mungkin berikut ini woodcraftunfinishedfurniture.com membagikan alasan mengapa masyarakat menggemarinya.

Masakannya kaya akan rempah

Nasi padang telah terkenal sebagai jenis olahan khas Indonesia yang memiliki aneka rempah di dalamnya. Hal ini membuat olahan Padang seakan menjadi pilihan banyak orang untuk soal pilihan kulinernya. Tak heran bila banyak yang kepincut dengan nasi padang karena cita rasanya yang kaya akan rempah.

Mudah ditemukan di mana-mana

Tak seperti olahan khas Indonesia lainnya, nasi padang sangat mudah ditemukan dimana pun. Bahkan, kamu tak akan kesulitan dalam mendapatkan nasi padang saat berkunjung ke suatu daerah. Rumah makan khas Padang selalu tersedia di pinggir jalan-jalan dan dapat ditemukan dengan mudah.

Menikmati Seporsi Nasi Padang yang Menyenangkan

Harga ramah di kantong

Membeli nasi padang sudah tentu harganya tak akan merogok kocek dalam. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa nasi padang sangat digemari.

Satu porsi nasi padang saja hanya dibanderol sekitar Rp14 ribu saja. Dengan harga yang tak mahal, kamu sudah dapat menikmati seporsi nasi padang yang menyenangkan, sekaligus kaya akan rempah.

Restoran pilihannya adalah Restoran Sederhana, alasannya kata dia karena bumbunya lebih terasa. Sementara menu favoritnya adalah ayam pop, ayam bakar, rendang, dendeng batoko, dan sayur nangka.

Nah, beberapa alasan di atas membuktikan bahwa nasi padang memang selalu digemari masyarakat Indonesia karena ada hal-hal yang membuatnya tampak istimewa. Setuju?

Tagged : / /

Manusia Silver di Semarang Juga Kena Razia Masker

Manusia Silver di Semarang Juga Kena Razia Masker

Manusia Silver di Semarang Juga Kena Razia Masker – Razia protokol kesehatan terus dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang. Tidak luput dari pantuan, Manusia Silver juga terjaring razia.

Hal itu diungkapkan Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Rabu (23/9/2020). Manusia silver yang terjaring itu semuanya diketahui tak pakai masker.

Dilansir https://mysmumn.org mereka yang terjaring razia selanjutnya dibawa ke Markas Satpol PP untuk menjalani hukuman sanksi sosial dan mandi membersihkan diri dari cat yang menempel di tubuh.

Fajar menerangkan, pada Senin (21/9/2020) ada tiga manusia silver yang tertangkap. Mereka ditangkap di sekitar wilayah Jrakah, Kecamatan Tugu.

“Sementara pada hari Selasa, hanya ada dua orang manusia silver yang tertangkap. Hasil itu didapatkan dari razia di Jalan Arteri Yos Sudarso dan Jalan Pemuda. Mereka ini sudah reinkarnasi. Tadinya pakai mengamen. Nah sekarang ini mereka pakai modus manusia silver itu,” ujarnya dilansir dari Ayosemarang.com.

Selain karena aturan Perda, razia itu juga karena faktor kesehatan. Menurut Fajar, cat warna silver yang dipakai itu tidak semestinya menempel di sekujur tubuh. Cat itu semestinya ditujukan untuk kayu, besi dan lain-lain.

“Secara medis, kami juga kasihan ke mereka. Panas-panas kok pakai cat silver. Kan gak pas,” sambungnya.

Ia menerangkan, saat razia itu, sejumlah petugas pun sempat kejar-kejaran dengan manusia silver. Beberapa diantaranya berhasil melarikan diri dan ada pula yang berusaha melawan petugas.

Demi memutus penyebaran covid-19

“Kalau kita tidak razia, mereka mungkin sudah jadi pemicu penularan covid-19. Maka kami beri pemahaman tentang bahaya covid-19, Dinsos tidak menerima pembinaan saat kondisi pandemi, maka mereka suruh buat pernyataan untuk tidak mengulangi aksinya,” ungkapnya.

Meski telah melakukan penindakan, Fajar mengakui usaha itu belum maksimal. Pasalnya saat ini banyak manusia silver di Kota Semarang ternyata juga ada yang datang dari Kabupaten Kota lain.

“Motif mereka mengamen dengan cara tersebut yaitu terkait ekonomi. Ada pula yang beralasan menyalurkan donasi. Bagaimana pun aksinya itu sudah meresahkan masyarakat seperti mengganggu saat kendaraan akan berjalan. Kita cari terus untuk ditertibkan,” ujarnya.

Tagged : / /

Istri Terpapar Corona, Wali Kota Pontianak Batasi Aktivitas

Istri Terpapar Corona, Wali Kota Pontianak Batasi Aktivitas

Istri Terpapar Corona, Wali Kota Pontianak Batasi Aktivitas – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono kini membatasi aktivitasnya.Hal ini dilakukan usai sang istri, Yanieta Arbiastuti dinyatakan positif Covid-19.

“Saat ini saya masih membatasi diri untuk sementara waktu hingga benar-benar dinyatakan negatif melalui tes usap ulang. Ini untuk memastikan bahwa saya benar-benar negatif dari Covid-19,” ungkapnya.

Dilansir dari https://stgeorgesyria.org Edi berharap warga bisa mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Pontianak.

“Saya meminta masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan sehingga tidak menimbulkan kluster baru,” ujarnya.

Untuk diketahui, Edi sebelumnya menceritakan kalau istrinya dinyatakan positif Covid-19. Yanieta terpapar tanpa menunjukkan gejala sebelumnya (OTG).

Ia juga menyebut, sebelum dinyatakan positif sang istri memang banyak kegiatan.

“Beliau (istri saya) dalam sepekan terakhir memang banyak kegiatan, mulai dari kegiatan membagikan masker yakni kegiatan TP PKK Kota Pontianak, kemudian sempat menghadiri atau melayat temannya yang meninggal dan termasuk menghadiri pesta ulang tahun salah seorang temannya, serta menghadiri kegiatan manggrove di Kabupaten Mempawah,” ujar Edi.

Imbas dari temuan tersebut, semua yang melakukan kontak dengan Yanieta menjalani tes usap dan beruntung hasilnya negatif.

“Saat ini istri saya menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat oleh tim medis. Alhamdulillah kesehatan beliau saat ini sehat dan tetap menjalankan aktivitas olahraga di rumah,” ungkapnya.

Kendati begitu, Edi dan anak-anaknya tetap menjalani isolasi mandiri terpisah tempat dengan sang istri meski hasil tes swabnya negatif.

Pihak Dinkes Kota Pontianak terus melakukan penelusuran (tracing) terhadap orang-orang yang sebelumnya melakukan kontak dengan Yanieta.

Tagged : / /

Janda cantik Tewas Habis Bersetubuh di Hotel Melati KS Tubun

Janda cantik Tewas Habis Bersetubuh di Hotel Melati KS Tubun

Janda cantik Tewas Habis Bersetubuh di Hotel Melati KS Tubun – MA, seorang janda beranak 3 tewas mengenaskan di sebuah hotel melati. Di leher si janda ada bekas luka gigitan.

Si janda itu dibunuh oleh pacarnya sendiri, Herman. Pembunuhan itu terjadi setelah Herman, lelaki yang berusia 30 tahun, berhubungan intim dengan si janda yang berusia 41 tahun itu.

Polres Bontang pun menggelar reka adegan pembunuhan di hotel melati Jalan KS Tubun, Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.

Dilansir https://e-box-web.com Reka ulang adegan tersebut dilakukan pada Selasa 15 September lalu pada pagi hari.Tampak juga Tim Inafis dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang.

Semula Herman menyebut jika mereka memiliki janji ketemuan di sebuah hotel. Setelah sampai di lokasi sekitar pukul 17.00 Wita, keduanya diantar room boy menuju kamar 042 D.

Dari situ lah Herman kemudian memperagakan sebanyak 38 adegan saat menghabisi nyawa janda MA.

Dari berbagai reka adegan yang diperagakan ternyata aksi pembunuhan tersebut mulanya berawal dari adanya ucapan korban yang menyebut jika gigi pelaku seperti drakula.

Karena saat itu setelah selesai keduanya selesai berhubungan seks di atas ranjang. Janda MA menengok lehernya di kaca, dan mendapati ada seperti bekas darah tipis seperti gigitan.

Kejadian tersebut direct akan terjadi pada adegan ke-7 namun aktivitas berhubungan keduanya tetap dilanjutkan. Hingga kemudian janda MA membicarakan perihal mahar.

Motif Pelaku Sakit Hati

MA menyebutkan sederet angka untuk mahar jika mau menikah namun pelaku kemudian hanya terdiam mendengar permintaan korban ini.

Tak mendapat jawaban, janda MA lantas berucap memutuskan hubungan, “Kita tak usah hubungan lagi.”

Herman yang kemudian merasa habis kesabaran dan tak mampu lagi membendung emosi lantas melakukan sejumlah adegan kekerasan kepada janda MA.

Hingga Kemudian korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Untuk memastikan keadaan sang kekasih tepat pada adegan ke-21 Herman kemudian mengecek apakah kekasihnya itu masih hidup atau sudah mati.

Setelahnya baru lah korban membersihkan bekas luka dan memilih untuk kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Saat itu pelaku menyebut jika dirinya melakukan hal ini juga atas dorongan sakit hati terhadap korban.

Walau demikian Kanit Reskrim Polres Bontang Ipda Probo Suja Samhari mengatakan, kemungkinan besar akan ada tambahan adegan.

Tagged : / /

Mau Bersepeda? Ini Syarat Kelengkapan dari Kemenhub

Mau Bersepeda? Ini Syarat Kelengkapan dari Kemenhub

Mau Bersepeda? Ini Syarat Kelengkapan dari Kemenhub – Dimasa Pandemi COVID-19, makin banyak penggunaan sepeda di jalan raya.

Menjaga jarak dengan tidak menggunakan angkutan umum, sampai sarana rekreasi. Untuk itu, ada ada aturan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan atau Kemenhub.

Dilansir dari https://mediaperformanceinstitute.com aturan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan resmi ditetapkan per 14 Agustus 2020.

Adapun dalam pasal 6 ayat (2), pesepeda dapat menggunakan helm saat bersepeda. Artinya, masyarakat tak diharuskan mengunakan helm saat bersepeda.

Tidak diharuskan menggunakan helm selagi bersepeda?

Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menerangkan bahwa pihaknya sudah berkonsultasi dengan komunitas sepeda terkait helm.

Hasilnya, tidak menjadi keharusan bagi sepeda santai seperti sepeda lipat. Namun untuk sepeda balap, roadbike atau sepeda berkecepatan tinggi wajib untuk menggunakan helm.

“Ada dua kepentingan: ada yang umum, dan ada yang kepentingan sekolah dalam pembahasan. Artinya kita menyepakati dengan semua komunitas untuk yang sepeda tidak cepat itu tidak keharusan, untuk sepeda kecepatan tinggi itu wajib, mandatory. Kalau sepeda kecepatan lebih rendah bisa juga ada, bisa tidak,” ujar Budi Setiyadi dalam sebuah diskusi virtual, Minggu (20/9/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Kabag Hukum dan Hubungan Masyarakat, Ditjen Perhubungan Darat, Endy Irawan menyatakan dalam aturan ini tidak mewajibkan menggunakan helm.

Menurutnya, penggunaan helm akan disesuaikan dengan kegiatan bersepeda itu sendiri.

“Jadi memang untuk helm sendiri kami tidak mewajibkan. Banyak masukan bagaimana nanti terkait dengan penjual starling (pedagang kopi keliling), yang mencari nafkah dan sebagainya apakah wajib gunakan helm. Jadi di dalam Peraturan Menteri ini mencantumkan bahwa dapat menggunakan helm dalam bagian dari keselamatan di jalan,” ucap Endy Irawan. 

Kenyamanan bersepeda

Sebelumnya, Budi Setiyadi mengatakan, bahwa sepeda yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan seperti memiliki spakbor, bel, rem, lampu, alat pemantul cahaya berwarna merah, alat pemantul cahaya berwarna putih atau kuning dan pedal.

Hal itu juga tertuang dalam aturan PM 59 pada pasal 2 terkait dengan persyaratan pesepeda di jalan.

“Selain itu, untuk berkendara sepeda yang aman, pesepeda pada malam hari harus menyalakan lampu serta menggunakan atribut yang dapat memantulkan cahaya, memakai alas kaki dan memahami serta mematuhi tata cara berlalu lintas,” ujar Dirjen Budi Setiyadi dalam keterangannya, Jumat (18/9/2020).

Dalam pasal 3 ayat 1, pesepeda harus menggunakan spakbor pada sepedanya, yang mampu mengurangi percikan air ke arah belakang, dan memiliki lebar paling sedikit sama dengan telapak ban.

Begitu juga dengan bel, bel yang digunakan di sepeda harus sesuai dengan aturan tadi.

“Bel sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (2) huruf b merupakan alat yang menghasilkan bunyi yang dapat bersumber dari listrik atau getaran dan harus berfungsi dengan baik,” demikian isi dalam aturan itu.

Tagged : / / /

Supir Taksi Online di Palembang Ditikam, Mobilnya Dicuri

Supir Taksi Online di Palembang Ditikam, Mobilnya Dicuri

Supir Taksi Online di Palembang Ditikam, Mobilnya Dicuri – Nasib malang dialami supir taksi online di kota Palembang, Sumatera Selatan. Korban bernama Rian Adiguna, 30 yang mengalami penikaman oleh penumpangnya.

Bukan hanya itu saja setelah ditikam, penumpang yang berjumlah tiga orang itu juga mencuri mobil milik korban.

Dilansir dari https://worcestershiresoldier.org korban yang merupakan warga Komplek Griya Hero, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang masih menjalani perawatan di rumah sakit Myria Palembang pada Jumat (18/9/2020).

Ketua Ikatan Driver Online KM 12,  Edward Ahmad alias Edo mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (18/9/2020) dini hari.

Selain kehilangan mobil Toyota Agya dengan nomor polisi (nopol) BG 1612 BC, korban juga kehilangan dua unit HP beserta dompetnya.

Ia menceritakan, kejadian tersebut bermula saat korban Rian mendapat orderan dari seorang pelanggan di kawasan Soak Simpur, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang untuk mengantar ke salah satu hotel yang berada di wilayah bandara SMB II Palembang.

“Informasinya saat jemput, ada tiga orang yang naik ke mobil Rian. Dalam perjalanan itu, salah seorang pelaku bilang dompetnya ketinggalan dan meminta korban untuk kembali diantar pulang dulu,” ujar dia saat dihubungi Suara.com pada Jumat (18/9/2020).

Kemudian, korban menuruti permintaan salah satu pelaku itu. Namun, ketika melintas di kawasan Jalan Noerdin Panji tiba-tiba ketiga penumpangnya menikamnya dari arah belakang.

Polisi masih menyelidiki kasus ini

Dari informasi terakhir, lanjut dia, korban terluka di bagian dada dan punggung. Pasalnya, saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum bisa dibesuk.

“Kita belum bisa jenguknya sekarang. Karena masih dirawat di rumah sakit Myria,” kata dia.

membeberkan korban Rian bisa selamat usai melompat dari mobilnya setelah ditikam kawanan begal tersebut. “Setelah melompat usai ditikam para pelaku, Rian itu lari dalam kondisi terluka untuk mencari pertolongan,” ungkap dia.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang AKP Satria saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian seorang sopir taksi online yang dibegal di wilayahnya tersebut.

“Ya, benar. Saat ini kasusnya itu ditangani oleh Polda Sumatera Selatan,” tutup dia.

Tagged : / /