Cerita Karina Negara Kembangkan Aplikasi Konseling Online KALM

Cerita Karina Negara Kembangkan Aplikasi Konseling Online KALM - Cerita Karina Negara Kembangkan Aplikasi Konseling Online KALM

Cerita Karina Negara Kembangkan Aplikasi Konseling Online KALM

Seiring berkembangnya industri digital, berbagai aplikasi mulai unjuk diri memberikan pelayanan terbaik. Salah satu yang bukan lagi awam di telinga millennials adalah KALM (@get.kalm), sebuah aplikasi konseling online yang mewadahi pengguna melakukan konseling bersama profesional lewat ponsel mereka. Hadir dengan #KitaPerluCerita, Chief Psychologist and Co-Founder KALM Karina Negara, meluncurkan KALM pada 7 Oktober 2018 bersama rekan-rekannya.

Bagaimana awal mula perempuan bernama lengkap Karina Aelyo Nindyo Kusuma Negara ini mengawali karier sebagai psikolog serta memilih concern menangani isu kesehatan mental? Di lansir dari theiotrevolution.com, berikut cerita Karina Negara kembangkan aplikasi konseling online KALM.

1. Latar belakang Karina memilih karier sebagai psikolog

DI kutip dari Agen Club38, ketika di tanya apa yang menjadi pemicu untuk memilih karier di bidang psikologi, perempuan kelahiran Jakarta, 4 November 1991 itu menceritakan awal mula minatnya dalam menekuni bidang ini.

Ada dua kejadian yang membuat Karina memantapkan diri memilih karier sebagai psikolog. Pertama saat usianya 7 tahun, setelah ia di bawa mamanya pergi ke psikolog untuk tes IQ. Kemudian kedua ketika mengikuti career week di SMP. Saat itu sekolahnya meminta Karina refleksi diri mengenai cita-cita yang ingin ia tekuni nanti.

2. Alasan mengembangkan aplikasi konseling online KALM

Bermula dari banyaknya hambatan klien untuk mendapat layanan konsultasi dari psikolog, Karina bersama dua rekannya menyadari perlu ada solusi dengan membuat aplikasi konseling online. Menurutnya, masih banyak kendala seperti jauhnya tempat layanan psikologi yang bukan hanya terjadi di Jakarta, melainkan juga berbagai daerah di Indonesia.

3. Berbeda dengan layanan konseling online lain, aplikasi KALM memiliki lebih banyak pendekatan dengan pengguna

Saat di tanya apa yang membedakan KALM dengan layanan konseling lain, Karina mengatakan salah satu pendekatan pada KALM yakni menggunakan ongoing chat. Aplikasi yang di luncurkan pada 7 Oktober 2018 ini bahkan merupakan aplikasi konseling di Indonesia pertama yang hadir di platform iOS dan Android.

4. Klien paling berkesan yang pernah Karina tangani

Menurutnya, ada banyak kesan yang ia alami sepanjang menjalani profesi ini. Berempati ketika mendengar cerita klien, bisa excited dengan kasus yang sulit di hadapi. Hingga mendampingi klien dengan kasus yang membuatnya bingung.

Walau sebagai psikolog, gak lagi ada banyak hal yang dapat membuatnya terkejut. Saat di tanya kasus yang paling berkesan karena keunikannya, lantas ia mengungkapkan ketika menemui klien dengan kasus gender dysphoria.

Tagged : / / / / /