Sejoli yang Tewaskan Wanita di Sumut Terancam Dihukum Mati

Sejoli yang Tewaskan Wanita di Sumut Terancam Dihukum Mati

Sejoli yang Tewaskan Wanita di Sumut Terancam Dihukum Mati

Sejoli yang Tewaskan Wanita di Sumut Terancam Dihukum Mati – Sepasang kekasih inisial RA (18) dan SB (19), tersangka yang menghabiskan nyawa korban Y (17) terancam hukuman mati. Keduanya dijerat pasal berlapis.

“Keduanya akan dijerat dengan Pasal 365 atau Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup,” kata  Kanit Pidum Satreskrim Polres Binjai Iptu Hotdiatur Purba, dilansir dari Antara, Selasa (17/11/2020).

Ia menjelaskan, tersangka mengaku menghabiskan nyawa korban karena ingin menguasai HP dan sepeda motor korban.

“Motifnya adalah pencurian Poker IDNPlay Versi Android dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting menyebut, penangkapan berawal dari laporan warga yang melihat pelaku membawa jasad korban dengan becak motor di Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumut, pada Sabtu (14/11/2020).

“Dari laporan itu petugas turun ke lokasi dan menangkap keduanya,” kata Siswanto saat dikonfirmasi.

Polisi kemudian membawa jasad korban ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.

Saat diinterogasi, kata Siswanto, tesangka mengaku menghabisi nyawa korban disebuah kos-kosan di kawasan Binjai.

“Pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik menggunakan kabel lampu,” pungkasnya.

korban diketahui merupakan mantan pacar pelaku RA (18), diduga dibunuh karena masalah HP.

Tersangka Emosi karna Hape yang di berikan telah hilang

Hal tersebut dikatakan Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting saat konfirmasi, Senin (16/11/2020).

Siswanto menyebut, HP yang diduga pernah diberikan pelaku kepada korban diminta kembali .

“HP yang pernah diberikan kepada korban diminta kembali. Namun korban katakan udah rusak dan entah ke mana, karena sudah lama,” katanya.

Pelaku lalu emosi hingga mencekik korban dengan tangannya dan dibawa ke dalam kamar.

“Pelaku lantas emosi hingga mencekik dengan tangannya lalu dibawa ke dalam kamarnya dengan dibantu pacarnya melilitkan kabel listrik ke leher,” ujarnya.

Penangkapan berawal dari laporan warga yang melihat pelaku membawa jasad korban dengan becak motor, Sabtu (14/11/2020).

“Dari laporan itu petugas turun ke lokasi dan menangkap keduanya,” ujarnya.

Polisi kemudian membawa jasad korban ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.

Saat diinterogasi, kata Siswanto, pelaku mengaku membunuh korban disebuah kos-kosan di kawasan Binjai.

“Korban dibunuh dengan cara dicekik menggunakan kabel lampu,” pungkasnya.

Tagged : / /