Ahok: Saya Tahu Siapa yang Baik dan Tidak

Ahok: Saya Tahu Siapa yang Baik dan Tidak

Ahok: Saya Tahu Siapa yang Baik dan Tidak, – Menjalani masa tahanan di Rutan Mako Brimob, Jakarta Barat memiliki kenangan tersendiri bagi Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok mengaku di dalam sana dia belajar banyak hal hingga sebagai ujian naik kelas.

“Yang saya katakan, saya tahu ini ujian untuk naik tingkat, kedua saya harus bersyukur. Ini mudah-mudahan yang ditulis Charlie Chaplin bilang ada 6 dokter terbaik di dunia,” ucap Ahok dalam ‘ISO-LATE Show ‘A Conversation With BTP’ yang dipandu Grace Tahir, Rabu.

“Satu sinar matahari, dua istirahat cukup, tiga istirahat teratur, empat kita diet, lima kita bisa punya waktu meditasi, keenam kita punya sahabat yang dipercaya. Saya punya di dalam (Mako Brimob) itu. jadi waktu kamu di dalam itu kamu bisa tahu siapa yang baik sama kamu dan siapa yang enggak,” sambungnya.

Ahok mengatakan, selama menjalani masa hukuman itu, dia makin mengetahui siapa yang peduli dengan dirinya. Dia mengatakan di balik semua masalah pasti ada hikmahnya.

“Selagi susah kita bisa tahu siapa yang baik dan siapa yang enggak. Kalau kita ladi di puncak ya semua mau dekat. Kamu ada masalah orang belum tentu baik sama kamu.

Harus Menikmati Hidup

Ahok menuturkan saat ini dia lebih banyak menikmati setiap kegiatan yang dia jalani. Ahok mengaku hal itu sangat berbeda dengan kehidupan sebelum di penjara.

“Sekarang saya sudah keluar dari tahanan saya lari satu jam, saya nikmatin aja itu, liatin pohon, nikmatin suara burung, ada matahari saya nikmatin aja. Sambil lari saya nikmatin, eh nggak berasa udah. Semua di pikiran. Sambil makan saya bisa nikmatin, kalau dulu saya nggak bisa, saya skip, saya pasti loncat,” katanya.

Kalau saya punya persoalan gunakanlah perspektifnya Allah, bahwa itu semua bukan untuk menjatuhkan kamu tapi mempromosikan kamu. Itu bukan menarik kamu mundur, tapi itu mendorong ke pada destiny kamu,” ungkapnya.

Ahok mengatakan banyak perubahan yang dia alami usai dinyatakan bebas dari Rutan Mako Brimob. Dia mengaku lebih menikmati waktu.

“Makanya saya bilang setelah saya jalani tahanan seperti itu saya belajar. Besok kita nggak tahu, yang pasti yang kemarin sudah lewat, besok nggak jelas, hari ini saya nikmatin. Dulu saya nggak bisa duduk tenang, makan, diam, nggak bisa,” tutur dia.

Tagged : / / /

Fakta Menarik Kisah Cinta Ahok dan Puput

Fakta Menarik Kisah Cinta Ahok dan Puput

Fakta Menarik Kisah Cinta Ahok dan Puput – Setelah bebas dari Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok ternyata malam itu juga Ahok menyempatkan diri ke rumah OSO di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Rencananya ia ingin mengembalikan cincin yang dipinjamkan OSO saat Ahok masih berada di Mako Brimob.

Ahok pun menjawab dengan tegas, bahwa dirinya akan segera menikah. Ahok turut membawa Puput menemuni OSO kala itu.

“Iyalah mau nikah, karena mama saya bilang ini ‘Hok saya nggak mungkin ngurus kamu saat tinggal sama kamu, saya sudah 70-an mau sampai kapan?’,” jawab Ahok menjawab pertanyaan OSO.

Kisah cinta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Puput Nastiti Devi selalu menarik untuk disimak. Bermula dari kisah cinta mereka yang berawal dari balik jeruji penjara.

Ya, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok menikahi ajudan dari mantan istrinya, Veronica Tan. Saat itu, disebut-sebut kalau awalnya Puput rajin mengunjungi Ahok di tahanan, karena menemani Veronica.

Berbagai tanggapan pro dan kontra pun sempat mewarnai kisah mereka. Meski demikian, hal tersebut tidak menggoyahkan hubungan pernikahan mereka.

Semakin hari, hubungan mereka pun tampak harmonis. Ditambah lagi, dalam waktu dekat pasangan ini akan segera dikaruniai buah hati pertama mereka lho.

Pertemuan awal

Pertemuan awal Ahok dan Puput rupanya terjadi setelah Aksi Bela Islam 411. Mulanya sang mantan Istri, Veronika, tidak ingin dikawal oleh siapapun. Namun karena kondisi sudah darurat, Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun menyuruh agar semua keluara Ahok dikawal.

“Ini cerita lucu. Mantan istri saya kan tidak pernah mau dikawal. Dia mau ke mana-mana mana mau dikawal. Tapi begitu kasus demo 411, 2016, Pak Suntana, Pak Tito, nggak ada pilihan: semua keluarga harus dikawal,” tutur Ahok.

Puput pun diminta untuk mengawal Veronika. Sejak saat itu, Ahok sering melihat Puput. Meski begitu, pada awalnya ia sama sekali tak punya perasaan apa-apa pada Puput, apalagi niat menikahi.

“Ya biasa saja, saya juga nggak… Gimana mau mikir bagaimana mau polwan, gimana logika? Nggak adalah kita pikir bisa gitu kan,” kata Ahok.

Direstui kedua belah keluarga

Meski terpaut usia sangat jauh, rupanya hubungan Ahok dan Puput sudah mengantongi restu dari keluarga besar mereka. Termasuk dari ibunda Ahok, Buniarti serta Ayah Puput, Aiptu Teguh Sriyono.

Buniarti bahkan sudah mempercayakan Ahok sepenuhnya kepada Puput. Sedangkan Teguh pernah mengungkapkan bahwa sebagai orang tua dia selalu mendoakan yang terbaik untuk anaknya.

“Ya kalau merestui, ya orang tua ya yang terbaik saja. Kalau orang tua gitu ya,” kata Teguh.

Terpaut beda usia 31 tahun

Salah satu hal yang kontroversial dari kisah cinta Ahok dan Puput adalah usia mereka yang jaraknya jauh, Bunda. Ahok lahir pada 29 Juni 1966 saat ini ia berusia 53 tahun, sedangkan sang istri, Puput berusia 22 tahun. Ini artinya mereka terpaut beda usia 31 tahun.

Puput rela mundur dari Polri

Agar bisa menikah dengan Ahok, Puput rela untuk keluar dari pekerjaannya sebagai polwan. Puput telah mengundurkan diri dengan pangkat terakhir sebagai brigadir dua (bripda), terhitung pada 9 Januari 2019.

Puput sebelumnya bertugas sebagai Bintara Urusan (Baur) Yanma Mabes Polri, setelah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tak lagi menjabat Gubernur DKI Jakarta. Selama masa kepemimpinan Ahok, Puput ditugasi oleh Polri sebagai ajudan Veronica Tan, yang saat itu masih berstatus istri Ahok.

Tagged : / /