Apple Akan Tunda Perilisan iPhone 12 ke November?

Apple Akan Tunda Perilisan iPhone 12

Apple Akan Tunda Perilisan iPhone 12 – Apple diharapkan bakal meluncurkan seri iPhone terbarunya pada tahun ini. jika menilik pola peluncuran, biasanya ini akan terjadi September. Namun informasi terbaru menyebut bahwa acara itu mungkin akan ditunda.

Baca juga : Smartphone Samsung Galaxy A-Series dengan Chipset Snapdragon, Gahar!

Hal ini dikarenakan pandemi virus corona Covid-19 yang belum diketahui secara pasti kapan bakal reda. Kabar ini juga diperkuat oleh laporan dari bank investasi Cowen.

Mereka memperkirakan Apple akan meluncurkan seri iPhone barunya pada November 2020.

Biasanya, perusahaan rintisan Steve Jobs itu merilis iPhone baru sekitar September.

Selain ditunda hingga November live22 apk ios 2020, sejumlah pihak meyakini Apple mungkin akan menunda peluncuran iPhone 12 ini hingga 2021.

Produksi iPhone 12 dengan Jumlah Terbatas

Selain berpotensi menunda peluncuran iPhone 12, laporan lain mengklaim Apple akan memproduksi ponsel barunya ini dalam jumlah yang lebih sedikit.

Beberapa menyebut, salah satu alasan produksi iPhone 12 akan dikurangi disebabkan karena pandemi Covid-19 ini.

Karena itu, fasilitas produksi pun untuk sementara waktu ditutup sehingga mengakibatkan jumlah unit iPhone akan sangat terbatas.

Login Sign in With Apple Rentan, Bisa Diambil Alih Hacker

Untuk masuk ke aplikasi baru atau website yang butuh login, biasanya kita bisa dengan mudah login menggunakan Google atau Apple dengan tombol yang telah disediakan.

Namun permasalahannya, tombol ‘Sign in with Apple’ mengandung kerentanan keamanan serius. Melansir laporan dari Hacker News via Engadget, seorang peneliti keamanan bernama Bhavuk Jain baru saja menerima hadiah uang 100.000 Dollar karena menemukan bug di fitur tersebut.

Bug tersebut berupa kesalahan dalam layanan fitur ketika akun masuk lewat aplikasi pihak ketikga. Jika aplikasi tidak memiliki perlindungan keamanan, hacker bisa dengan mudah memalsukan token yang ditautkan ke ID email, dan memverifikasikanya dengan ‘valid’ menggunakan public key Apple.

Hal ini bisa memungkinkan hacker mengambil alih akun secara penuh. Bahkan, hal ini bisa terjadi ketika email disebunyikan dari layanan lain.

Jain sendiri menemukan kesalahan ini pada bulan April lalu, dan Apple telah memperbaikinya. Apple sendiri mengklim bahwa meski ini adalah kerentanan serius, tidak ada bukti akun yang benar-benar diretas lewat cara ini.

Apple sendiri sebelumnya diungkap kerentanannya di aplikasi Apple Mail, namun seperti kasus ini, kasus tersebut berhasil ditangani dengan cepat.

Sumber : merdeka.com

Tagged : / / /