Paus Fransikus Kecam Orang-orang yang Hindari Lockdown

Paus Fransikus Kecam Orang-orang yang Hindari Lockdown

Paus Fransikus Kecam Orang-orang yang Hindari Lockdown – Lockdown adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan suatu upaya pengendalian penyebaran infeksi. Masyarakat di wilayah yang diberlakukan lockdown tidak dapat lagi keluar rumah dan berkumpul, sementara semua transportasi dan kegiatan perkantoran, sekolah, maupun ibadah akan dinonaktifkan.

Paus Fransikus mengecam dan melontarkan kritik kepada orang-orang yang terbang melarikan diri dari penguncian di negaranya untuk berlibur dan bersenang-senang. Kecaman itu di sampaikan oleh Paus Fransiskus saat memberikan pemberkatan Angelus di Vatikan.

Biasanya, pemberkatan Angelus di lakukan dari deposit poker pakai pulsa 10rb jendela menghadap Lapangan Santo Petrus. Tapi kali ini pemberkatan Angelus tersebut di lakukan di dalam Istana Apostolik Vatikan, karena menghindari kerumunan untuk membatasi penyebaran COVID-19. Paus menyampaikan kritik tersebut pada hari Minggu, 3 Januari 2021. Paus prihatin dengan keadaan orang-orang yang sedang di landa kesusahan baik secara finansial maupun kesehatan.

1. Sikap empati di masa pandemi
1609721875705 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d 19b6f2f6f316d3dba2f654dc5d652656 - Paus Fransikus Kecam Orang-orang yang Hindari Lockdown

Total infeksi virus corona yang tercatat saat ini menurut Worldometer adalah 85 juta kasus. Total korban yang meninggal karena virus corona adalah 1,8 juta orang. Itu semua bukan sebatas angka, tapi setiap satu jiwa yang terinfeksi, setiap satu jiwa yang meninggal, memiliki segudang cerita yang telah membuatnya bertahan dalam kehidupan. lg.php?bannerid=0&campaignid=0&zoneid=6081&loc=https%3A%2F%2Fwww.idntimes.com%2Fnews%2Fworld%2Fpri 145%2Fpaus fransikus kecam orang orang yang hindari lockdown c1c2%3Fq%3Dorang&referer=https%3A%2F%2Fwww.idntimes - Paus Fransikus Kecam Orang-orang yang Hindari Lockdown

Ratusan negara telah sibuk mencoba mempertahankan diri dari kehancuran ekonomi dengan melakukan pelbagai macam kebijakan. Hampir semua negara, selalu menghindari opsi penguncian nasional (lockdown). Opsi tersebut hanya di ambil jika benar-benar sebaran infeksi di perkirakan lepas kontrol.

Oleh sebab itu, ketika Paus Fransiskus membaca berita-berita tentang orang-orang yang “melarikan diri” melakukan liburan untuk menghindari tindakan penguncian di negaranya, Paus mengecam dan mengkritiknya. Melansir dari laman The Guardian, Paus mengatakan “mereka tidak memikirkan tentang orang-orang yang tinggal di rumah, tentang masalah ekonomi banyak orang yang terkena dampak penguncian, orang-orang yang sakit—hanya pergi berlibur dan bersenang-senang” (3/1). Paus Fransiskus dengan jelas mengungkapkan kesedihannya.

2. Menjaga masing-masing diantara kita
1609721704198 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d 8076f46143f3ea8355f173974eb7b18e - Paus Fransikus Kecam Orang-orang yang Hindari Lockdown

Virus corona yang menyebar dengan cepat lewat udara dan beberapa benda-benda yang menjadi tempat singgahnya, telah menjadi “monster” mematikan yang belum pernah ada dalam bayangan umat manusia modern. Posisi saat ini umat manusia di himbau menjaga diri dan orang-orang yang di cintainya agar tidak tertular.

Karena itu, Paus mengatakan “Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada tahun 2021. Tetapi masing-masing diantara kita, yang dapat kita semua lakukan hanyalah komitmen untuk menjaga satu sama lain” katanya.

Paus memberikan nasehat kepada orang-orang beriman agar memiliki perasaan empati kepada orang lain yang sedang menanggung kesedihan dan penderitaan. Solidaritas dan merasakan penderitaan orang lain penting di masa tahun yang suram ini, di mana pandemi masih terus berjalan dan lonjakan kasus baru masih saja terjadi di beberapa negara di dunia.

3. Kekecewaan terhadap perilaku pejabat
1609721572103 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d 640ee915df3f60242717f9f293027f63 - Paus Fransikus Kecam Orang-orang yang Hindari Lockdown

Apa yang di serukan oleh Paus Fransiskus adalah sebuah nasihat keprihatinan untuk ikut merasakan penderitaan jutaan orang yang terkena dampak COVID-19. Meskipun memang benar bahwa pandemi telah banyak menghancurkan sektor wisata, namun ketika negara memutuskan untuk melakukan penguncian, maka infeksi virus benar-benar di perkirakan di luar kendali dan orang-orang di desak untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak penting seperti liburan, misalnya.

Sebuah kasus yang terjadi di Kanada bisa di jadikan sebagai sebuah contoh, bagaimana publik kecewa dengan perilaku pejabatnya. Rod Phillips, Menteri Keuangan di Ontario, negara bagian terpadat di Kanada melakukan liburan di Karibia. Pada 13 Desember 2020 ketika orang-orang sedang berada cengkeraman COVID-19 dan kota melakukan penguncian. Sontak publik kecewa dan marah ketika mengetahui perilaku pejabat tersebut.

Tagged : / /

500 Ribu Warga Dunia Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari

500 Ribu Warga Dunia Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari

500 Ribu Warga Dunia Terinfeksi COVID-19 dalam SehariPenyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus.

Kasus COVID-19 di dunia telah mencapai angka 60.072.898 pada pada Rabu, 25 November 2020. Angka tersebut naik signifikan jika dibandingkan Selasa, 24 November, sebanyak 59.464.440 kasus. Artinya, dalam sehari ada 500 ribu kasus positif baru.

Sebanyak 42.152.759 kasus adalah closed cases atau sudah selesai. Sedangkan, 17.149.821 kasus adalah active cases atau kasus yang masih aktif dan 40.759.532 di antaranya adalah daftar idn poker deposit pulsa kasus sembuh. Angka tersebut mencapai 97 persen dari closed cases.

Sedangkan, 1.413.684 kasus atau 3 persen lainnya adalah meninggal dunia. Data tersebut sesuai dengan catatan worldmeters.

1. Amerika mencatatkan penambahan angka kematian tertinggi

antarafoto usa coronavirus washington memorial 23092020 6b92a1e1e1143d844daba1cdaa355fe2 - 500 Ribu Warga Dunia Terinfeksi COVID-19 dalam SehariSeorang sukarelawan meletakkan bendera Amerika mewakili beberapa dari 200.000 nyawa yang hilang di Amerika Serikat dalam pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di National Mall, Washington, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Joshua Roberts)

Amerika mencatat 2.121 kasus kematian baru akibat pandemik COVID-19. Angka ini menjadi catatan tertinggi di dunia hari ini (25/11/2020). Amerika kini memiliki total kasus kematian imbas COVID-19 sebanyak 265.826 kasus.

Negara lain yang juga mencatat penambahan angka kematian tertinggi adalah Italia (853 kasus), Brasil (638 kasus), Inggris (608 kasus) Perancis (592 kasus), Polandia (540 kasus), Spanyol (537 kasus).

2. Catatan 10 negara dengan penambahan kasus tertinggi

antarafoto simulasi penanganan virus corona di pelabuhan 100320 abhe 5 345b3c660f7f21098607f3e2c79fcd91 - 500 Ribu Warga Dunia Terinfeksi COVID-19 dalam SehariTim medis mengevakuasi seorang warga negara asing (WNA) terjangkit virus corona (COVID-19) turun dari kapal saat simulasi penanganan virus Corona di Pelabuhan Sukarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (10/3/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Berikut daftar 10 negara dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi di dunia hari ini (25/11/2020):

1. Amerika Serikat: 165.494 kasus
2. India: 44.276 kasus
3.Brasil: 33.445 kasus
4. Rusia: 24.326 kasus
5. Italia: 23.232 kasus
6. Brasil: 18.615 kasus
7.Jerman: 16.258
8.Iran: 13.721 kasus
9. Ukraina: 12.287 kasus
10.Polandia : 10.139 kasus

3. Total kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 506.302

antarafoto update virus corona 050320 hma 5 dd927b627dad2ccefbe1efb49c7f4f95 - 500 Ribu Warga Dunia Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari

Satgas Penanganan COVID-19 meliris data perkembangan COVID-19 di Indonesia per Selasa, 24 November 2020. Terjadi penambahan 4.192 kasus COVID-19 baru. Dengan demikian total kasus COVID-19 mencapai 506.302.

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 16.111 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 109 orang.

Pemerintah sebelumnya telah menjelaskan bahwa pemakaman dari jenazah COVID-19 dilakukan sesuai dengan prosedur kesehatan dan keagamaan. Sehingga, tidak perlu ada lagi penolakan terhadap pemakaman COVID-19.

Satgas Penanganan juga COVID-19 melaporkan, ada penambahan 2.927 kasus sembuh COVID-19. Dengan demikian total kasus sembuh COVID-19 tembus 425.313.

Tagged : / /

Kasus COVID-19 Jakarta Kembali Tembus 1.000 Orang Perhari

Kasus COVID-19 Jakarta Kembali Tembus 1.000 Orang Perhari

Kasus COVID-19 Jakarta Kembali Tembus 1.000 Orang Perhari – Kasus harian covid-19 Jakarta sempat menurun di bawah 1.000 pasien selama delapan hari sejak 25 Oktober 2020, tepatnya saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun penambahan kasus harian covid-19 di Jakarta kembali menembus 1.000 orang hari ini, Senin.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan idnplay poker, pasien positif covid-19 di Jakarta bertambah 1.024 hari ini, Seni. Akumulasi kasus positif covid-19 di ibu kota kini menjadi 107.229 orang.

Padahal sejak tanggal 25 Oktober 2020, kasus harian covid-19 Jakarta berada di bawah 1.000 pasien yakni 771 orang. Kemudian pada 26 oktober 2020 penambahan pasien positif covid-19 di Jakarta sebanyak 906 orang.

Sementara, 2.428 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Pasien wafat bertambah 14 orang sejak kemarin.

Selain itu, 1.604 pasien masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 5.028 orang yang positif menjalani isolasi.

Dengan demikian, maka ada 6.632 kasus aktif corona di ibu kota yang masih dalam penanganan sampai sekarang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.820 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.954 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 821 positif dan 7.133 negatif.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 131.960. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 62.095,” ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Jumat (13/11/2020).

Lalu untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.

“WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5,” pungkasnya.

Tagged : / /

Update Kasus Corona di Indonesia Capai 425.796 Orang

Update Kasus Corona di Indonesia Capai 425.796 Orang

Update Kasus Corona di Indonesia Capai 425.796 Orang – Pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia. Tercatat kasus positif virus corona (Covid-19) hingga 5 November 2020 bertambah 4.065 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 425.796 orang.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 39.581 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia kini dipublikasikan oleh Satuan Agen IDN Poker Indonesia Penanganan Covid-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.860 orang. Sehingga total sebanyak 357.142 orang sembuh. Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 89 orang. Sehingga meninggal menjadi 14.348 orang. Sementara itu, sebanyak 55.943 orang menjadi suspek Covid-19.

Sebelumnya, total kasus positif Covid-19 di Indonesia per tanggal 4 November 2020 Oktober 2020 berjumlah 421.731 orang. Untuk kasus yang sembuh sebanyak 353.282 orang, sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 14.259 orang.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.860 orang. Sehingga total sebanyak 357.142 orang sembuh. Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 89 orang. Sehingga meninggal menjadi 14.348 orang. Sementara itu, sebanyak 55.943 orang menjadi suspek Covid-19.

Berikut sebaran penambahan kasus Covid-19 di 34 provinsi per 5 November 2020:

1. DKI Jakarta 797

2. Jawa Barat 627

3. Jawa Tengah 360

4. Kalimantan Timur 307

5. Jawa Timur 278

6. Sumatera Barat 238

7. Papua 193

8. Di Yogyakarta 168

9. Riau 159

10. Kalimantan Selatan 93

11. Sumatera Utara 77

12. Sumatera Selatan 68

13. Sulawesi Selatan 63

14. Bali 60

15. Kalimantan Barat 60

16. Nusa Tenggara Barat 54

17. Banten 50

18. Kalimantan Tengah 50

19. Kepulauan Riau 44

20. Sulawesi Utara 43

21. Sulawesi Tenggara 41

22. Lampung 38

23. Aceh 37

24. Sulawesi Tengah 32

25. Papua Barat 31

26. Bengkulu 23

27. Kalimantan Utara 16

28. Bangka Belitung 15

29. Nusa Tenggara Timur 15

30. Jambi 10

31. Sulawesi Barat 10

32. Maluku 7

33. Maluku Utara 1

34. Gorontalo 0

Tagged : / /

Covid-19 Ciputat Tangerang Masih Tinggi, Warga Dihantui Kasus DBD

Covid-19 Ciputat Tangerang Masih Tinggi, Warga Dihantui Kasus DBD

Covid-19 Ciputat Tangerang Masih Tinggi, Warga Dihantui Kasus DBD – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) jadi satu-satunya wilayah di Banten dengan tren kasus Covid-19 yang kian mengkhawatirkan.

Dilansir https://worcestershiresoldier.org di tengah situasi yang belum lepas dari pandemi, kini Tangsel dihadapkan dengan masalah baru, yaitu virus yang dibawa oleh nyamuk Demam Berdarah Dangue (DBD).

Jelang musim hujan, DBD tetap setia jadi langganan penyakit di berbagai wilayah di Indonesia tak terkecuali Tangsel. Kasus DBD tersebut kini tengah menjangkit 3 warga Puri Bintaro, Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Hal ini diungkapkan Ketua RW 02, Kelurahan Jombang, Ciputat, Hepi Bayu Amadi. Ia menuturkan, tiga pasien DBD tersebut ada di RT 2 dan 3 yang rumahnya berdekatan namun beda blok.

“Saat ini sudah satu orang yang di RT 2 sudah pulang. Sementara yang dua lagi masih dirawat di Rumah Sakit IMC Bintaro belum sembuh,” ungkap Hepi kepada Bantennews (jaringan Suara.com) saat dikonfirmasi via telpon, Senin (26/10/2020).

Ia melanjutkan, tiga pasien tersebut semuanya masih anak-anak. Rentang usia mereka berkisar 12 hingga 16 tahun. Hepi menduga, ketiganya terjangkit DBD dari lingkungan rumah masing-masing.

“Kan Ini masa pandemi seperti ini tak pernah kemana-mana, sekolah juga nggak. Mulai ketemu musim penghujan ini kami was-was terhadap DBD ini. Ditambah Corona juga belum kelar-kelar kan,” keluh Hepi.

Ia berharap pemerintah bisa mengambil kebijakan atau upaya menekan nyamuk Aedes aegypti yang merupakan agen penyebar DBD.

“Kebetulan kita belum lapor ke pihak Puskesmas karena Puskesmas juga konsentrasinya lagi ke Covid-19, jadi Kemarin warga patungan untuk beli obat dan sewa mesinnya. Lumayan sih hampir Rp500.000 per RT,” ujarnya.

“Harapan ke Pemerintah ya mohon perhatiannya untuk kita kan lingkungan banjir rawan musibah. Kita mohon perhatian khusus untuk kita. Warga kita di sini hampir 450 KK, kalau ditotal ada 1.500 orang,” sambungnya.

Tagged : / /

7 Persen Masyarakat Yakin Gak akan Tertular COVID-19

17 Persen Masyarakat Yakin Gak akan Tertular COVID-19

7 Persen Masyarakat Yakin Gak akan Tertular COVID-19 – Badan Pusat Statistik mengatakan bahwa masih ada masyarakat yang yakin tidak akan terpapar virus corona.

Kecuk Suhariyanto mengungkapkan, masih ada masyarakat Indonesia yang yakin tak tertular virus corona atau COVID-19. Hal itu berdasarkan survei BPS mengenai perilaku masyarakat di masa pandemik COVID-19 dengan 90.967 responden, yang dilakukan pada 7-14 September 2020.

“17 persen atau 17 dari 100 responden, itu mereka mengatakan sangat tidak mungkin tertular COVID-19. Jadi mereka yakin bahwa mereka itu tidak akan tertular atau tidak mungkin tertular,” ungkapnya seperti dilansir dari dvouval.com, Senin.

Pemerintah diminta lebih keras meningkatkan pemahaman mengenai COVID-19

Dari hasil survei tersebut, semua pihak khususnya pemerintah diminta lebih keras lagi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang COVID-19.

“Jadi perlu terus menerus digalakkan bahwa siapa pun itu bisa terkena risiko karena COVID-19. Tidak mengenal umur, tidak mengenal jenis kelamin, tidak mengenal pendidikan, tidak mengenal status sosial,” ucapnya.

“Jadi perlu sentuhan khusus supaya pemahaman masyarakat jadi lebih komplet. Sehingga, mereka harus jaga-jaga karena siapa pun bisa terkena,” sambungnya.

Persepsi itu dipengaruhi tingkat pendidikan

Dalam paparannya, 16,9 persen responden laki-laki dan 17 persen perempuan meyakini tak akan tertular COVID-19. Rinciannya, kelompok usia 17-30 tahun ada 20,2 persen, usia 31-45 tahun 15,4 persen, usia 46-60 tahun 16,2 persen dan usia di atas 60 tahun 17,4 persen.

“Persepsi tidak mungkin tertular itu terkait erat dengan pendidikan. Ketika pendidikannya rendah, mereka yakin bahwa saya pasti gak tertular. Tetapi kalau pendidikannya tinggi, kesadarannya sudah tinggi, sehingga persentasenya menurun,” jelasnya.

Survei ini melibatkan 55 persen responden perempuan dan 45 persen responden laki-laki. Selain itu, 69 persen responden berusia kurang dari 45 tahun dan 61 persen responden berpendidikan DIV-S1.

Persepsi Ini Berkaitan Erat Dengan Tingkat Pendidikan Masyarakat

Doni Monardo: Tidak ada satu pun yang aman dari COVID-19

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengatakan, jika ada 17 persen masyarakat yakin tak tertular COVID-19, maka ada 45 juta dari 270 juta penduduk Indonesia meyakini tidak tertular virus tersebut.

“Padahal kita semua tahu, status yang kita hadapi sekarang adalah pandemik. Artinya, boleh dikatakan tidak ada satu jengkal tanah pun yang akan betul-betul aman atau yang betul-betul bebas dari COVID. Dalam waktu yang sangat cepat, wabah ini bisa menulari,” ujar Doni.

Doni menjelaskan, media penularan COVID-19 adalah manusia. Jika manusia itu terpapar dan sakit, maka bisa diantisipasi dan dirawat di rumah sakit.

“Pasti kita bisa menghindarinya. Masalahnya adalah mereka yang tanpa gejala, mereka sebagai carrier. Kalau seandainya 17 persen ini tidak merasa terpapar COVID, lantas ada di antara orang terdekatnya positif COVID. Ya cepat atau lambat, pasti akan tertular,” ucap Doni.

Doni menambahkan, Satgas bersama Kemenkes dan Balitbangkes pernah melakukan survei serupa pada Juli 2020 lalu. Hasilnya, ada lima provinsi teratas yang masyarakatnya yakin tak akan kena COVID-19.

“Yang pertama itu DKI 30 persen, kemudian Jawa Timur 29 persen, Jateng 18 persen, Jabar 16 persen, serta Kalsel 14 persen. Itu data yang dilakukan Juli lalu,” ungkapnya.

“Sekarang ada perubahan secara nasional 17 persen. Ini berarti ada kemajuan. Mudah- mudahan, dengan semakin gencarnya sosialisasi dan edukasi oleh banyak pihak, makin banyak masyarakat sadar COVID ini ancaman yang nyata, COVID bukan rekayasa, COVID bukan konspirasi,” sambung Kepala BNPB ini.

Tagged : / /

Di Medan dua Dokter Meninggal Terpapar Virus Corona

Di Medan dua Dokter Meninggal Terpapar Virus Corona

Di Medan dua Dokter Meninggal Terpapar Virus Corona – Di Medan dua Dokter Meninggal Terpapar Virus CorDua orang dokter di Medan, Minggu. Meninggalnya akibat terpapar COVID-19 sehingga total ada 10 dokter di kota itu yang meninggal akibat virus corona.

Dua dokter itu masing – masing dr Daud Ginting Sp. PD FINASIM dan dr Edwin Parlindungan Marpaung Sp. OT.

Informasi yang diperoleh, dr Daud meninggal Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan dr Edwin pukul 21.44 WIB.

“Benar dua dokter di Medan, Minggu meninggal karena terpapar COVID-19,” ujar Ketua IDI Cabang Medan, dr Wijaya Juwarna Sp-THT-KL yang dikonfirmasi wartawan, Minggu malam.

Dokter Edwin spesialis bedah tulang itu meninggal di RS Columbia Asia yang menjadi salah satu rumah sakit tempat ia bekerja.

Dengan meninggalnya dua dokter pada Minggu, maka sudah ada 10 dokter anggota IDI Medan yang meninggal akibat COVID-19.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut, Mayor Kesehatan, dr Whiko Irwan menyebutkan pada Minggu, ada tiga orang pasien COVID-19 meninggal.

Dengan bertambah tiga, maka total pasien COVID yang meninggal hingga Minggu, 30 Agustus mencapai 312 orang.

Meningkatnya pasien corona bertambah pesat

Sebelumnya, diketahui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan kembali berduka dengan meninggalnya enam dokter yang tercatat sebagai anggota IDI Medan akibat terpapar Corona.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan menyatakan terjadi peningkatan jumlah pasien sembuh dari Corona pada Kamis.

Dari data yang diterima, jumlah pasien terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 berjumlah 3.117 pasien. Dari data tersebut 1.308 pasien dinyatakan sembuh.

“Untuk hari ini, bertambah 105 orang pasien yang sembuh dari Covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan, Kamis.

Sementara untuk jumlah pasien meninggal jumlahnya 161 pasien dari jumlah sebelumnya 157 orang pasien.

Demikian halnya dengan jumlah pasien terkonfirmasi positif, juga terjadi penambahan, yakni dari 3.073 naik menjadi 3.117 pasien.

“Kalau untuk pasien meninggal bertambah 4 pasien dan yang terkonfirmasi positif bertambah 44 orang,” ungkapnya.

Tagged : / /

Pertamina Rugi Rp 11,13 Triliun Karena Masyarakat di Rumah Saja

Pertamina Rugi Rp 11,13 Triliun Karena Masyarakat di Rumah Saja

Pertamina Rugi Rp 11,13 Triliun Karena Masyarakat di Rumah Saja – PT Pertamina (Persero) menelan pil pahit pada tahun ini. Pasalnya, perusahaan minyak negara itu alami kerugian sebesar Rp 11,13 triliun.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan sepanjang semester 1 2020 Pertamina menghadapi triple shock yakni penurunan harga minyak mentah dunia.

“Pandemi Covid 19, dampaknya sangat signifikan bagi Pertamina. Dan juga crude price yang berfluktuasi yang sangat tajam membuat kinerja keuangan kita sangat terdampak,” ujar Fajriyah.

Menurut Fajriyah, penurunan permintaan itu terlihat pada konsumsi BBM secara nasional yang sampai Juni 2020. Turun 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang tercatat 135 ribu KL per hari.

Bahkan pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa kota besar terjadi penurunan permintaan mencapai 50 persen – 60 persen.

“Namun, Pertamina optimis sampai akhir tahun akan ada pergerakan positif sehingga diproyeksikan laba juga akan positif, mengingat perlahan harga minyak dunia sudah mulai naik dan juga konsumsi BBM baik industri maupun retail juga semakin meningkat,” jelas Fajriyah.

Untuk itu, lanjut Fajriyah, Pertamina telah melakukan sejumlah inisiatif untuk perbaikan internal dengan tetap melakukan penghematan sampai 30 persen.

Pertaminan mencari solusi

Tak hanya itu, Pertamina juga melakukan skala prioritas rencana investasi,  untuk mendapatkan biaya bunga yang lebih kompetitif.

“Pertamina juga terus meningkatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sehingga menurunkan tekanan kurs dan bisa menekan biaya secara umum.

Menurut Fajriyah, kendati perusahaan mengalami rugi bersih pada semester 1 2020, Pertamina tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Meski demand turun, seluruh proses bisnis Pertamina berjalan dengan normal. SPBU tetap beroperasi, pendistribusian BBM dan LPG juga tetap terjaga baik, kami memprioritaskan ketersediaan energi bagi rakyat,” kata Fajriyah.

Sejalan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), konsumsi BBM dalam negeri telah meningkat, dari sebelumnya diprediksikan penurunan 20 persen, kini penurunannya menjadi hanya sekitar 12 persen.

“Peningkatan konsumsi BBM yang signifikan menunjukkan ekonomi nasional yang terus tumbuh di berbagai sektor, karena itu Pertamina optimis kinerja akhir 2020 tetap akan positif,” tukas Fajriyah.

Tagged : / / /

Tidak Pakai Masker di Bekasi Bisa Denda

Tidak Pakai Masker di Bekasi Bisa Denda

Tidak Pakai Masker di Bekasi Bisa Denda – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih berpegang pada kebijakan yang tertuang dalam peraturan bupati mengenai besaran denda bagi pelanggar yang tidak memakai masker yakni sebesar Rp250.000.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan sanksi bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya merujuk pada Peraturan Bupati Bekasi Nomor 48 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB.

“Kita masih berpegang pada petunjuk dan sanksi yang tertuang dalam Perbup Bekasi Nomor 48, termasuk pengenaan sanksi bagi pelanggar yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Alamsyah di Cikarang, Selasa.

Dia menjelaskan setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban menggunakan masker di luar rumah pada tempat atau fasilitas umum akan dikenakan denda administratif maksimal Rp250.000.

“Atau bisa juga dikenakan sanksi dalam bentuk kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum,” katanya.

Pemberian sanksi tersebut dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan perangkat daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta bidang kewenangannya.

“Dapat juga dibantu atau didampingi oleh pihak kepolisian dalam penerapan pemberian sanksi ini,” ucapnya.

Tidak gunakan masker di luar rumah dikenakan denda maksimal Rp250.000

Dia menjelaskan setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban menggunakan masker di luar rumah pada tempat atau fasilitas umum akan dikenakan denda administratif maksimal Rp250.000.

“Atau bisa juga dikenakan sanksi dalam bentuk kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum,” katanya.

Pemberian sanksi dilakukan Satpol PP dan polisi

Pemberian sanksi tersebut dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan perangkat daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta bidang kewenangannya.

“Dapat juga dibantu atau didampingi oleh pihak kepolisian dalam penerapan pemberian sanksi ini,” ucapnya.

Kebijakan akan menunggu juknis

Mengenai kebijakan baru Gubernur Jawa Barat pihaknya mengaku masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pembebanan denda untuk dipelajari.

“Kita tunggu dulu juklak-juknisnya seperti apa yang pasti sampai saat ini kita masih pakai Peraturan Bupati Bekasi Nomor 48,” ungkapnya.

Sanksi baru akan berlaku 27 Juli 2020

Diketahui sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Barat yang juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengeluarkan kebijakan baru menyangkut penerapan sanksi denda kepada warga yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Rencananya sanksi denda sebesar Rp100.000-Rp150.000 atau hukuman kerja sosial itu mulai efektif diberlakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 27 Juli mendatang sambil menunggu dasar hukum yang tengah dirumuskan dan akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Gubernur.

Tagged : / / / / /

Wilayah Paling Aman dari COVID-19

Wilayah Paling Aman dari COVID-19

Wilayah Paling Aman dari COVID-19 – Israel dinobatkan sebagai negara paling aman saat pandemi Covid-19 berlangsung, menurut survei yang dilakukan Deep Knowledge Ventures.

Perusahaan konsorsium yang berbasis di Hong Kong itu merilis daftar 40 negara teraman corona. Deep Knowledge sempat menjadi buah bibir pada 2014, ketika menunjuk AI (Artificial Intelligence) sebagai anggota dewan.

Israel memuncaki daftar dengan total skor 632.32 dari 76 kriteria penilaian yang diterapkan.

Sedangkan di Indonesia tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, per 12 Juli 2020, Kota Blitar menjadi wilayah dengan kasus COVID-19 terendah di Provinsi Jawa Timur. Jumlahnya hanya 18 kasus.

“Kedua Kota Madiun dengan 26 kasus dan Kabupaten Bondowoso 32 kasus,” ujarnya pada Diskusi COVID-19 di Pulau Jawa, Apa yang Bisa Dipetik oleh BNPB Indonesia, Rabu.

COVID-19 paling cepat menyebar di Surabaya

Sementara, wilayah dengan kasus tertinggi di Jawa Timur adalah Surabaya, dengan 7.536 kasus COVID-19. Dewi mengatakan, Surabaya menjadi wilayah dengan laju insidensi tertinggi di Jawa Timur. Artinya, penyebaran COVID-19 di Surabaya sangat cepat.

“Surabaya dengan 251,20 kasus per 100.000 penduduk, ingat Kota Depok (sebagai wilayah dengan laju insidensi tertinggi di Jawa Barat) berapa? 45 kasus per 100.000 penduduk,” ujarnya.

Setelah Surabaya, Kabupaten Sidoarjo menjadi wilayah dengan laju insidensi tertinggi kedua di Jawa Timur. Laju insidensinya 113,96 kasus per 100.000 penduduk. Diikuti oleh Kota Mojokerto 100,76 kasus per 100.000 penduduk.

Kabupaten Banyuwangi memiliki laju insidensi terendah di Jawa Timur

Dewi juga memaparkan data tentang wilayah dengan laju insidensi terendah di Jawa Timur. Pertama yaitu Kabupaten Banyuwangi dengan 2,57 kasus per 100.000 penduduk.

“Kabupaten Ngawi 3,72 kasus per 100.000 penduduk dan Kota Blitar 3,85 kasus per 100.000 penduduk,” ujarnya.

Jawa Timur memiliki 141 klaster COVID-19 yang memunculkan 2004 kasus

Dokter Dewi menjelaskan bahwa Jawa Timur memiliki 31 klaster pasar dan tempat pelelangan ikan (TPI). Dari 31 klaster tersebut ditemukan 199 kasus COVID-19.

“Pasar ini adalah potensi luar biasa, walaupun total kasus 199 bisa jadi karena belum semuanya juga dites, feeling saya,” ujarnya.

Selain itu, Jawa Timur juga memiliki 20 klaster di tempat kerja yang menimbulkan 272 kasus. Terdapat juga 34 klaster lokal transmisi dengan 686 kasus.

“Satu klaster pesantren dengan 126 kasus, 2 klaster tempat ibadah 74 kasus, satu klaster mal 4 kasus, 2 klaster seminar 191 kasus, dan 26 klaster rumah sakit dengan 22 kasus,” jelasnya.

Tagged : / / / /